Silaturahim Pendidik & Tenaga Kependidikan, Pembimbing YPPH Balikpapan: Guru Amanah Mulia

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Sambut semester genap pembelajaran, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, mengadakan silaturahim bersama ratusan pendidik dan tenaga kependidikan.
Acara dipusatkan di ruang lobby utama Gedung WKP, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Jl. Mulawarman RT. 25 Kel. Teritip Kec. Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menurut Dr. Arfan, Ketua YPPH Balikpapan, kegiatan itu dipandang sebagai langkah strategis menyukseskan program mainstream tarbiyah dan dakwah di Kampus Induk Hidayatullah Ummul Qura.
“Para guru dan dosen merupakan tulang punggung utama dalam suksesnya mencetak Generasi Emas yang diharapkan bangsa Indonesia ini,” ucapnya dalam sambutannya, Selasa (30/12/2025).
Untuk itu, konsolidasi berupa silaturahim disebut penting, khususnya dengan momen peralihan semester yang bertepatan dengan awal tahun itu.
“Silaturahim bukan hanya wadah bertegur sapa kembali. Tapi paling penting adalah konsolidasi ruhiyah dan spiritual. Menyatunya kita semua dengan visi perjuangan, melahirkan kader Qur’ani, cerdas, dan beradab,” ungkapnya mengutip visi besar pendidikan di lingkup area Gunung Tembak.
Guru Amanah Mulia
Senada, Ketua Majelis Pembimbing YPPH Balikpapan, Ustadz Amin Mahmud memberi penguatan kepada guru-guru dan para dosen dengan menceritakan pengalamannya dahulu menjadi guru.
“Peran guru itu luar biasa, tidak main-main. Ini adalah amanah mulia. Di tangan guru itulah lahir kader pejuang,” ungkapnya penuh semangat.
“Siapa tidak bangga, jika anak-anak yang dulu kita kader sebagai santri kini menjadi orang yang mengemban amanah besar di lembaga dakwah ini?” lanjutnya.

Pertahankan Kultur Ibadah
Meski demikian, harapan tinggi itu tak mudah mencapainya. Ustadz Amin mengingatkan, jalan juang tarbiyah ini penuh cobaan dan godaan.
“Sejak dulu (jadi guru) seperti itu di sini (Gunung Tembak). Butuh kesabaran dan keyakinan. Tapi inilah jihad kita semua. Memikirkan masa depan dengan menyiapkan generasi Qur’ani,” ungkap ustadz Amin yang sudah berprofesi guru sebelum hijrah ke pesantren, tahun 1970-an silam.
Lebih jauh, Ustadz Amin meminta kepada para guru dan dosen untuk mempertahankan kultur ibadah dan spritual sebagai fondasi ruhiyah seorang pendidik.
“Alhamdulillah, kami para sesepuh ini memang dididik langsung oleh Ustadz Abdullah Said sejak dulu. Jadi sampai sekarang itu sudah jadi kebiasaan otomatis begitu,” terangnya tentang kebiasaan shalat berjamaah dan ibadah-ibadah lainnya.
Buka SPMB
Pantauan Media @Uqreat, giat silaturahim bersama guru dan dosen serta karyawan pendidikan ini juga dihadiri oleh KH Abdurrahman Muhammad, Rais Am Hidayatullah, Pembina dan Pengawas YPPH Balikpapan, serta sejumlah guru-guru senior yang menjadi pengasas daripada lembaga pendidikan dan pengkaderan di Hidayatullah Gunung Tembak.* (Abu Jaulah/@Uqreat)
Recent Comments