Rektor UINAM Cup VIII 2026, TSPM Hidayatullah Sulsel Raih Juara Umum

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Hidayatullah Sulawesi Selatan mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam ajang Open Turnamen Nasional Pencak Silat Tapak Suci Rektor UINAM Cup VIII 2026.

Kejuaraan nasional ini menjadi panggung dominasi para pesilat santri di berbagai kategori. Berlangsung pada Jumat–Ahad (30/10–1/11/2026) di Gelanggang Super Futsal Alauddin, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Dalam keterangan tertulis diterima Media Ummulqura Creative Production (Uqreat), Senin (2/11/2026), disebutkan, keberhasilan TSPM Hidayatullah Sulsel mengunci gelar Juara Umum Utama diraih usai memimpin perolehan medali emas terbanyak sepanjang kompetisi.

Selain menyabet predikat Juara Umum Utama, kontingen ini juga mendominasi gelar di tiap tingkatan usia, yakni Juara Umum 1 Kategori Remaja, Juara Umum 2 Kategori Pra-Remaja, dan Juara Umum 3 Kategori Usia Dini.

Salah satu pesilat dari kontingen ini juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik kejuaraan.

Kepala Program TSPM Hidayatullah Sulsel, Muhammad Fadli Pasalo, S.Pd. menyebutkan, secara keseluruhan, TSPM Hidayatullah Sulsel mengumpulkan total 26 medali emas, 22 perak, 22 perunggu, serta 6 predikat Harapan 1.

Pada kategori Usia Dini, tim mencatatkan 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Dominasi berlanjut di kategori Pra-Remaja dengan raihan 14 emas, 10 perak, dan 8 perunggu.

Sementara di kategori Remaja, kontingen menyumbang 9 emas, 10 perak, 13 perunggu, dan 6 posisi Harapan 1.

Sinergi Empat Pesantren

Fadli menjelaskan, para atlet yang memperkuat kontingen ini merupakan santri gabungan dari tiga lembaga pendidikan. Yaitu Pondok Pesantren Tahfidz Quran (PPTQ) Putra Ummul Quro Hidayatullah Tompobulu (Maros), Ponpes Al Hijrah Maros, Ponpes Ashabul Jannah Bolangi-Gowa, dan Ponpes Al Bayan Hidayatullah Makassar.

Fadli menegaskan, pencapaian ini tidak terlepas dari penanaman karakter dan kedisiplinan santri selama masa latihan.

“Prinsip yang harus dipegang teguh oleh setiap insan atlet adalah ‘Menang beradab, kalah terhormat’. Kejuaraan ini bukan hanya ajang untuk mengejar medali, melainkan sarana pembentukan mental dan akhlak santri di atas gelanggang,” ujar Fadli.

Raih Apresiasi


Fadli mengatakan, prestasi itu mendapat apresiasi dari jajaran Keluarga Besar Lembaga Amil Zakat Nasional Bakti Muslim Indonesia (LAZNAS BMH) Sulawesi Selatan.

Lembaga ini menyalurkan apresiasi atas konsistensi pembinaan olahraga berbasis pesantren yang dinilai mampu melahirkan generasi muda berprestasi dan berakhlak mulia.

Capaian di Rektor UINAM Cup VIII 2026 ini diharapkan menjadi pijakan bagi TSPM Hidayatullah Sulsel untuk terus membina atlet-atlet pencak silat usia muda menjelang berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional mendatang.* (SKR/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *