Di Tengah Keterbatasan, Santri MIRAMA Putra Raih Juara 2 Lomba Panahan FESPATI Balikpapan 2026

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Madrasah Ibtidaiyah Raadhiyatan Mardhiyyah (MIRAMA) Putra, Balikpapan.
Meski berangkat dengan persiapan yang minim, Zakwan Haufanhazza, pelajar MIRAMA Putra, berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih Juara 2 Lomba Panahan FESPATI Balikpapan Series 2.
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (29–30/8/2026) itu menjadi ajang pembuktian bagi Zakwan untuk mengembangkan kemampuan serta keberaniannya di arena perlombaan.
Prestasi yang diraih Zakwan menjadi semakin istimewa karena persiapan menuju perlombaan tidak dilakukan dalam waktu yang panjang.
Dengan keterbatasan persiapan yang ada, Zakwan tetap berani mengambil kesempatan untuk mengikuti kompetisi dan berusaha memberikan hasil terbaik.
Panah demi panah dilepaskan dengan penuh konsentrasi. Di tengah persaingan para peserta, santri MIRAMA Putra tersebut mampu menunjukkan ketenangan dan semangat juang hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi kedua.
Membanggakan
WAKA Kesiswaan MIRAMA Putra, Ustadz Abdul Jalil, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih santrinya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan persiapan bukan menjadi alasan untuk berhenti mencoba.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Zakwan. Terlebih jika melihat bagaimana awal persiapannya yang masih sangat minim. Namun, ia memiliki keberanian untuk mengikuti lomba dan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Ustadz Abdul Jalil di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Ia menilai, keberhasilan Zakwan merupakan buah dari semangat, keberanian, dan kesungguhan dalam menghadapi tantangan.
Proses yang Sungguh-sungguh
Menurutnya, sebuah proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
“Ini menjadi pelajaran yang sangat baik bagi seluruh santri. Jangan merasa tidak mampu hanya karena merasa persiapan masih kurang.
Selama ada kemauan untuk belajar, berlatih, dan berusaha, insyaAllah selalu ada peluang untuk memberikan hasil terbaik,” lanjutnya.
Ustadz Abdul Jalil juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi Zakwan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.
“Semoga ini bukan menjadi akhir, tetapi justru menjadi awal untuk terus berkembang. Ke depan, dengan latihan dan persiapan yang lebih maksimal, kami berharap ananda Zakwan dapat kembali menorehkan prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.
Setiap Santri Punya Potensi
Lebih dari sekadar meraih Juara 2, capaian Zakwan menjadi bukti bahwa setiap santri memiliki potensi yang dapat berkembang ketika diberikan kesempatan dan keberanian untuk mencoba.
Prestasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi santri-santri MIRAMA Putra lainnya untuk tidak takut mengembangkan bakat di berbagai bidang.
Sebab, sebuah prestasi besar terkadang tidak selalu diawali dengan persiapan yang sempurna, melainkan dengan keberanian untuk memulai dan kesungguhan untuk berjuang.* (Abana/Media Mirama Putra/@Uqreat)
Recent Comments