Dari Gutem – Gubin ke Panggung Nasional: Santri Hidayatullah Borong Prestasi OBA Kaltim

Santri Hidayatullah dari SMH RM Putra, SMH RM Putri, Ahlus Shuffah menyabet sejumlah juara pada Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Kaltim di Tenggarong, Kutai Kartanegara.* [Foto: Ema/Uqreat]

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Bahasa Arab bukan sekadar mata pelajaran di lingkungan pendidikan Hidayatullah.

Ia menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan generasi muda kepada Al-Qur’an, memahami khazanah keislaman, sekaligus membuka jalan menuju prestasi.

Semangat itu kembali menemukan momentumnya dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di MAN 2 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.

Dalam ajang yang mempertemukan para pelajar dan guru dari berbagai lembaga pendidikan tersebut, keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah berhasil memborong sejumlah prestasi.

OBA merupakan ajang tahunan yang diikuti sekolah dan lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari SD hingga SMA sederajat, baik boarding maupun non-boarding.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab ini menjadi salah satu ruang untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia.

Pada tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Hidayatullah turut ambil bagian pada kategori MTs, MA, dan Guru. Khusus kategori MTs dan MA yang diikuti Hidayatullah merupakan kategori sekolah boarding, sementara kategori Guru terbuka secara keseluruhan.

Deretan piala yang disabet para santri Hidayatullah Gn Tembak dan Ahlus Shuffah Gn Binjai, Balikpapan, pada Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di MAN 2 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim 2026.* [Foto: Ema/SMH/Uqreat]

Bawa Pulang Piala dari Berbagai Kategori

Pada jenjang Madrasah Aliyah, prestasi membanggakan diraih santriwati MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, Ananda Hafidzah Airina Anwar. Ia berhasil keluar sebagai Juara 1, sekaligus memastikan langkahnya untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.

Prestasi juga datang dari MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra. Dua piala berhasil dibawa pulang, masing-masing melalui Juara 3 dan Juara Harapan 3.

Tidak kalah membanggakan, dominasi prestasi juga terlihat pada jenjang MTs. Ma’had Tahfizul Qur’an Ahlus Shuffah Gunung Binjai berhasil meraih Juara 1, disusul MTs Raadhiyatan Mardhiyyah Putri yang meraih Juara 2 dan Juara Harapan 1.

Sementara itu, pada kategori Guru, MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putra meraih Juara 1, MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri meraih Juara 2, dan Ahlus Shuffah Gunung Binjai meraih Juara Harapan 2.

Dari Kaltim ke Nasional

Perjalanan para juara belum selesai. Berdasarkan ketentuan OBA, Juara 1–3 jenjang MTs dan MA serta Juara 1–4 kategori Guru berhak melaju ke tingkat nasional untuk mewakili Kalimantan Timur.

Artinya, sejumlah nama dari keluarga besar Hidayatullah akan kembali membawa amanah yang lebih besar.

Bukan hanya membawa nama sekolah atau pesantren, tetapi juga membawa nama Kalimantan Timur di panggung nasional.

Dari ruang-ruang kelas, halaqah, dan program pembinaan Bahasa Arab, perjuangan itu kini bergerak menuju level yang lebih tinggi.

Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemampuan Bahasa Arab dapat tumbuh kuat ketika dibangun melalui pembinaan yang konsisten, lingkungan yang mendukung, dan semangat belajar yang terus dijaga.

Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus mencintai Bahasa Arab dan Al-Qur’an, sekaligus menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan Hidayatullah untuk semakin serius meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dari pesantren, menembus provinsi. Dari Kalimantan Timur, menuju panggung nasional.

“Barakallahu fiikum. Semoga langkah para juara dimudahkan dan prestasi terbaik kembali ditorehkan di tingkat nasional,” ujar Kepala SMH RM Putri, Ustadzah Najmatun Nahdhah.* (Ema/Media SMH Putri/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *