Rekomendasi Rakornas Kampus Induk dan Utama Hidayatullah di Timika

Ummulqurahidayatullah.id– Sejumlah rekomendasi strategis dilahirkan dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kampus Induk dan Kampus Utama Hidayatullah yang berlangsung di Kampus Utama Hidayatullah Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Sebanyak 10 poin kebijakan terkait program tarbiyah dan dakwah menjadi rekomendasi dalam acara yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad (25-27/4/2025).
Di antaranya, bahwa setiap Kampus Induk/Kampus Utama Hidayatullah bertanggung jawab untuk menjadikan salah satu atau semua unit pendidikan di lngkungannya menjadi sekolah unggul.
Untuk itu, Rakornas juga merekomendasi perlunya membentuk tim inovasi pendidikan yang selanjutnya fokus menjalankan arahan rekonstruksi menjadi sekolah unggul.
Khusus program tarbiyah yang beririsan dengan dakwah pelayanan umat, Rakornas juga memberi penekanan agar setiap Kampus Induk dan Utama Hidayatullah mendesain kampusnya menjadi alat peraga dan magnet dakwah yang progresif.
“Orientasi orangtua/wali murid diarahkan agar mereka siap menjadi anggota Hidayatullah minimal selama anaknya belajar menempuh pendidikan di Hidayatullah, ditandai dengan kesiapan mengisi form anggota, mengikuti pembinaan secara rutin dan atau berkala, serta diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan Hidayatullah, berinfak untuk kemajuan organisasi dan lain-lainnya sesuai dengan kondisi dan kompetensi mereka,” bunyi poin rekomendasi selanjutnya menerangkan pentingnya pembinaan orangtua/wali santri.
Selanjutnya, Rakornas juga memberi penguatan tentang kualitas kekaderan santri dengan memperhatikan kualitas SDI murabbi, baik murabbi di asrama ataupun mudarrib (instruktur) Gerakan Pandu Hidayatullah.
“Memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang memadai serta memberikan apresiasi yang setara sebagaimana ayng diberikan kepada guru di sekolah,” terang poin tersebut.
Hal ini sejalan dengan upaya mendorong organisasi agar menyelenggarakan pendidikan murabbi asrama dalam bentuk sekolah murabbi asrama atau kurikulum kepengasuhan yang inklud dalam sistem pembinaan mahasiswa PTH yang berasrama dan berbeasiswa.
Khusus Pendidikan Tinggi Hidayatullah (PTH), Rakornas merekomendasikan DPP Hidayatullah menjalankan koordinasi berkala bersama BMH Pusat untuk monitoring evaluasi pelaksanaan beasiswa kader dai PTH.
“Ini meliputi aspek input, proses, output, outcome, dan feedback agar implementasi kebijakan kader dai PTH lebih baik dan meningkat,” bunyi rekomendasi itu.
Terakhir, Kampus Induk dan Kampus Utama Hidayatullah menyepakati adanya usaha/bisnis bersama (holding) yang selanjutnya dikoordinasikan lebih lanjut oleh Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah.* (Abu Jaulah/Media Center @Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments