Rawat Idealisme, Jaga Arah Perjuangan, Pesan Ketua YPPH pada Pembukaan Silatwal 1446 H

Pembukaan Silaturahim Syawal 1446 H Hidayatullah di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu, 13 Syawal (12/4/2025).* [Foto: @SKRsyakur/@Ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Dalam suasana pagi yang sejuk, Masjid Ar-Riyadh menjadi saksi pertemuan penuh makna para kader dan pengurus Hidayatullah di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu, 13 Syawal 1446 H (12/4/2025) bakda subuh.

Agenda pembukaan Silaturahim Syawal itu dihadiri oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Ustaz Hamzah Akbar, yang menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya merawat idealisme perjuangan.

“Perjalanan dua dekade bukan waktu yang singkat. Banyak hal yang mesti terus kita rawat,” ujarnya mengawali tausiyah saat memberikan sambutan di depan ratusan jamaah offline dan online, disiarkan di kanal YouTube Ummulqura Hidayatullah.

Dalam pandangannya, idealisme yang telah dirintis dan diperjuangkan bersama selama 20 tahun perlu dijaga dan diteguhkan agar tak lapuk oleh waktu.

Menurut Ustadz Hamzah Akbar, idealisme adalah sumber energi kolektif. Jika tidak dijaga dengan aktivitas nyata yang terarah pada cita-cita besar, maka yang muncul adalah kelelahan ruhani -bahkan bisa sampai kehilangan arah.

“Kalau tidak ada aktivitas yang dilakukan untuk merawat idealisme, maka kita akan mengalami kelesuan (futur). Bahkan bisa sampai pada tahap kehilangan orientasi. Itu tentu ancaman bagi sosok kader,” tegasnya.

Ia juga menekankan, kekuatan gerakan bukan hanya pada struktur atau program, tetapi juga pada kultur.

Interaksi dan kebersamaan yang mungkin tampak sederhana justru menjadi pilar penting dalam menjaga arah perjuangan. Jika itu hilang, imbuhnya, maka disorientasi bisa terjadi secara perlahan namun pasti.

Silaturahim Syawal ini menjadi momentum yang menggugah kesadaran seluruh kader Hidayatullah untuk kembali menyegarkan niat, menguatkan barisan, dan meneguhkan arah langkah. 

Idealisme bukan sekadar wacana, melainkan nafas yang harus terus dijaga agar cita-cita besar tetap menyala dan tak padam oleh dinamika zaman.

Silaturahim Syawal ini mengusung tema “Raih Berkah, Kokohkan Jamaah”. Berlangsung di Gunung Tembak pada Jumat hingga Ahad (11-13/4/2025).* (Herim/@Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *