Perdana, Ujian Skripsi Mahasiswi STIS Pakai Bahasa Asing

[Foto: Tim Media STIS Hidayatullah Putri]

Ummulqurahidayatullah.id– Mengusung visi besar menuju “World Class University”, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah tak henti berbenah dan meningkatkan berbagai sisi pelayanan. Termasuk peningkatan akademik berupa penggunaan bahasa asing dalam kegiatan Sidang Skripsi.

Hal itu terlihat pada Sidang Skripsi dua mahasiswi teruji baru-baru ini, pertengahan bulan ini di penghujung 2021. Dimana pertama kalinya, terdapat dua mahasiswi yang menyelesaikan Tugas Akhir Skripsi memakai bahasa asing, masing-masing Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Yaitu, Lanjar Asih Nastiti (Cilacap) dan Mawaddah Azizatur Rohimah (Timika), Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Dalam penelitiannya, Lanjar memilih Bahasa Inggris, “The Practice of Distributing Mitra Zakat Scholarship Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah”, sedang Mawaddah menyukai Bahasa Arab dan menulis skripsi berjudul “Min Khilal al-I’lanat at-Tijariyah Halah ala Tathbiq VTube”.

Meski sempat dicecar oleh ketiga penguji, yakni Kusnadi, S.H.I., M.Hum, Kuat, S.H.I., M.E, dan Siti Sholehah, S.H.I., M.M namun dua mahasiswi tersebut tampak terlihat tenang dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lancar.

“Alhamdulillah, ini satu prestasi akademik di STIS yang patut diapresiasi oleh semua, meski di luar sana hal ini mungkin dianggap biasa atau sederhana saja,” ucap Ustadz Rizki Kurnia Sah, M.E.

Baca juga: Hari Bahasa Arab se-Dunia, PUZ-STIS Undang 2 Tokoh Internasional

Menurut Rizki, hal ini juga bisa mengangkat moral akademik seluruh mahasiswa, bahwa selama mereka bersungguh-sungguh maka jalan kesuksesan itu selalu terbuka lebar bagi siapa saja.

Untuk diketahui, sejak dua angkatan terakhir, mahasiswa Prodi Hukum Keluarga (HK) alias peserta Program Pendidikan Ulama Zuama (PUZ) sudah menulis skripsi dengan bahasa Arab. Bahkan setiap waktu mereka memang wajib bercakap sehari-hari dengan bahasa Arab.

“Terima kasih buat semua yang telah membantu kami menyelesaikan skripsi yang luar biasa ini. Ini adalah kado hadiah buat seluruh alumni dan mahasiswa STIS,” tutup Lanjar dan Mawaddah bersyukur.* (Masykur/MCU)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.