Hari Bahasa Arab se-Dunia, PUZ-STIS Undang 2 Tokoh Internasional

Syeikh Yusuf Abdul Mannan As-Sudani mengisi materi di STIS Hidayatullah Balikpapan (18/12/2021).* [Foto: Tim Media STIS Hidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Mengambil momen Hari Bahasa Arab Sedunia, Pendidikan Ulama Zuama – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah mengadakan Seminar Internasional Bahasa Arab, Ahad-Senin (18-19/12/2021).

Seminar berlangsung di Aula Kubah Kembar Ar-Riyadh, Balikpapan, Kalimantan Timur dan menghadirkan Syeikh Yusuf Abdul Mannan As-Sudani, lulusan Universitas Islam Internasional Afrika, Sudan, sebagai pembicara utama.

Mengusung tema “Pengaruh Bahasa Arab dalam Konstruksi Keilmuan, Mendalami Ilmu Syar’i dan Seni Berdakwah”, Syeikh Yusuf menyampaikan tentang dominasi peran dan pengaruh besar Bahasa Arab dalam semua aspek kehidupan, khususnya berkaitan dengan pendidikan.

Selanjutnya, hari kedua seminar diadakan secara virtual. Pemateri, Dr (Cand.) Yusuf Tuncar menyampaikan materi dari Kota Istanbul, Turki, dan disimak serta disaksikan oleh seluruh jamaah Masjid Ar-Riyadh, Balikpapan, pada hari Ahad, bakda Maghrib waktu setempat.

Kali ini, peneliti di Universitas Islam Sains dan Teknologi, Turki tersebut mengulas tentang “Tafsir al-Qur’an Karya Ulama Nusantara dan Pengaruh Bahasa Arab dalam Pembangunan Peradaban di Indonesia”.

Dalam sambutannya, Ustadz Muhammad Dinul Haq, Direktur Program PUZ – STIS, menyampaikan bahwa sejak dini seluruh mahasiswa disiapkan sebagai penggerak dan duta-duta Bahasa Arab di setiap penjuru daerah.

Untuk itu, lanjut Dinul Haq, sejumlah inovasi pengembangan dan metode pembelajaran akan terus ditingkatkan oleh STIS Hidayatullah melalui program unggulan PUZ tersebut.

“Dalam waktu dekat, PUZ juga meluncurkan Akademi I’dad untuk tingkat SMA sederajat. Satu program yang khusus mempelajari Bahasa Arab dan hafalan al-Qur’an,” terang Dinul Haq.

Diharapkan dengan Akademi I’dad tersebut, seluruh santri sudah menyelesaikan semua mata kuliah ushul dan matan-matan (dasar-dasar keilmuan), sebagai tradisi belajar para ulama dahulu.

Sehingga saat kuliah, lanjut Dinul, mahasiswa bisa langsung fokus kepada pendalaman ilmu syariah dan sanad hafalan al-Qur’an. “Motto PUZ-STIS adalah Bersanad, Berbahasa Arab, dan Ber-Gunung Tembak,” pungkas jebolan Universitas Islam Madinah tersebut.* (Masykur)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.