Hardiknas 2025, Ketua LPPH Balikpapan: Mendidik 1 Generasi Butuh Dukungan Semua Pihak

Ummulqurahidayatullah.id– Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin memacu kualitas pendidikan unggul di seluruh satuan pendidikan.
Secara khusus di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam peringatan Hardiknas 2025, Ketua Lembaga Pendidikan dan Pengkaderan Hidayatullah (LPPH) Balikpapan, Ustadz Masykur Suyuti, menyampaikan hal itu.
Ustadz Masykur mengajak segenap pegiat pendidikan dan seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu mewujudkan visi besar pendidikan, Mencetak Generasi Qur’ani, Cerdas, dan Beradab, serta Peduli Lingkungan itu.
Hal itu diungkapkannya di hadapan ratusan siswa dan guru-guru Madrasah Ibtidaiyyah Raadhiyatan Mardhiyyah (MI RM) Putra, dalam kegiatan upacara peringatan Hardiknas baru-baru ini, Jumat (2/5/2025) pagi bertepatan 4 Dzulqaidah 1446 H.
Sangat Terkait Tema Hardiknas
Menurutnya, tema Hardiknas “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” kali ini sangat terkait dengan kondisi santri yang mondok di lingkungan pondok pesantren.
Sebab, mendidik satu anak apalagi satu generasi, membutuhkan dukungan dari semua pihak dan stakeholder pendidikan.
“Jadi memang pendidikan ini tidak boleh lepas dari dukungan orangtua dan lingkungan sekitar anak-anak. Tidak cukup orangtua hanya menyerahkan anak begitu saja ke madrasah tanpa partisipasi apa-apa setelah itu,” ungkap dosen STIS Hidayatullah ini mengingatkan.
Itulah sebutnya, peran strategis madrasah atau pondok pesantren sebagai benteng dalam membendung budaya-budaya Barat yang merusak generasi muda Islam. Bukan hanya menawarkan lingkungan Islami tetapi juga dengan penanaman nilai-nilai karakter Islam yang baik sejak dini.
“Alhamdulillah, madrasah MI RM Putra punya guru-guru hebat, punya lingkungan sekolah yang luas dan tertata rapi. Paling utama, ada Mushalla Al-Muhajirin, tempat melatih dan membiasakan anak-anak kita shalat berjamaah dan belajar mengaji al-Qur’an,” terangnya menyebut sejumlah keunggulan pendidikan yang patut disyukuri.

Baju Adat
Pantauan langsung di lapangan, siswa-siswa MI tampak antusias menyambut peringatan Hardiknas 2025.
Sebagian besar memakai baju batik dan belasan lainnya memakai baju adat atau pakaian tradisional khas daerah masing-masing.
Untuk disebarluaskan, hingga sekarang pendaftaran peserta didik baru untuk semua jenjang pendidikan di Kampus Induk Hidayatullah Balikpapan telah dibuka sejak beberap waktu lalu.
Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran bisa hubungi Ustadz Irwan Budiana (082353257447/putra) dan Ustadzah Lilis (085246424535/putri).* (Abu Jaulah/Media Center @Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments