Catat! Inilah 5 Agenda Penting Dikdasmen DPP Hidayatullah

ILUSTRASI; Ustadz Nanang Nurpatria, Ketua Dept. Dikdasmen DPP Hidayatullah pada Rakornas Pendidikan Hidayatullah 2024 yang digelar di Kampus Utama Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Sabtu – Senin (17-19/2/2024).* [Foto: Istimewa]

Ummulqurahidayatullah.id– Dirangkai dengan kegiatan Silaturahim Syawal, atau yang populer dikenal dengan nama “Halal bi halal”, Departemen Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Online yang dihadiri ratusan guru Hidayatullah.

Para pegiat pendidikan itu terdiri dari Departemen Pendidikan Wilayah, Direktur Pendidikan Kampus Utama, hingga Kepala-kepala Sekolah Hidayatullah se-Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung efektif selama 60 menit ini juga dihadiri oleh Ustadz Muhammad Shaleh dan Ustadz Iwan Abdullah.

Dua sosok yang pernah menimba ilmu di Kampus Gunung Tembak, Balikpapan itu masing-masing kini memangku amanah sebagai Ketua Dept. Pengkaderan dan Ketua Dept. Rekrutmen dan Pembinaan Anggota DPP Hidayatullah.

Acara diawali oleh sambutan Ustadz Abu A’la Abdullah, Ketua Bidang Tarbiyah DPP Hidayatullah.

Ustadz yang juga selaku Ketua Pembina Kampus Utama Hidayatullah Depok, Jawa Barat tersebut mengingatkan peran strategis pendidikan dalam melahirkan kader-kader pejuang dakwah Islam.

Setelahnya, giliran Ustadz Nanang Nurpatria didaulat menyampaikan sosialisasi sejumlah agenda pendidikan Hidayatullah selama tahun 2025 ini.

Orientasi Wali Santri

Menurut Ketua Dept. Dikdasmen DPP Hidayatullah itu, saat ini sekolah-sekolah Hidayatullah setidaknya punya lima program penting untuk dilaksanakan.

“Pertama, orientasi orangtua/wali santri. Bagi Hidayatullah, sekolah atau madrasah bukan hanya berkutat tentang mendidik santri atau berapa jumlah santri. Tetapi juga sebagai wadah dakwah pembinaan kepada orangtua mereka,” ucapnya tegas pada Sabtu, 20 Syawal 1446 H (19/4/2025).

DMU

Berikutnya, program Daurah Marhalah Ula (DMU) bagi seluruh santri Hidayatullah se-Indonesia yang dianggap layak dan sudah memenuhi kriteria.

Acara ini biasanya bekerja sama dengan Dept. Pengkaderan Hidayatullah dan Pemuda serta Muslimat Hidayatullah di tingkat wilayah masing-masing.

“Rencananya pelaksanaan program DMU pada bulan Mei-Juni 2025 nanti insyaAllah. Ada waktu sejak sekarang untuk persiapan dan koordinasi,” lanjut ustadz Nanang.

Fokus PPDB

Tahun 2025 ini, pendidikan Hidayatullah juga fokus pada program PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru).

Meski hanya wasilah dan bukan tujuan satu-satunya dalam pendidikan, namun demikian Ustadz Nanang tetap mengingatkan bahwa keberadaan siswa yang maksimal dengan jumlah banyak dan sesuai target adalah sesuatu yang penting dan urgen.

“Karena ini terkait pendanaan, pembiayaan operasional, serta pelayanan maksimal kepada siswa dan orangtua, termasuk menjaga hubungan kepada pemerintah,” imbuh Ustadz yang juga pernah menakhodai Sekolah Tinggi Teknologi STIKMA Internasional Malang.

“Jangan sampai putus asa mengejar target PPDB. Kita harus tetap mengharapkan rahmat, bantuan dan pertolongan Allah agar sesuai dengan target dan harapan bersama,” lanjutnya.

Coaching Clinic

Keempat, coaching clinic. Ini disebut program baru atau berbeda. Mewadahi jarak dan waktu yang berbeda di seluruh pelosok daerah.

“Jadi nanti kita akan membuat sekolah coaching (pendampingan) secara online. Ini berjalan secara periodik dan berkala, minimal per wilayah di seluruh Indonesia,” terang ustadz Nanang.

Web Berita

Terakhir, Ustadz Nanang mensosialisasikan program web berita sebagai wadah sentralisasi informasi pendidikan Hidayatullah. Era sekarang tak bisa lepas dari media sosial dan informasi di dunia maya, pungkasnya.* (Abu Jaulah/@Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *