Badan Otorita IKN Jadikan Hidayatullah Penggerak Pesantren Hijau Nusantara

Presiden RI Joko Widodo meluncurkan program Nusantara Green Pesantren di IKN, menitipkan satu pohon kepada Ketua DPW Hidayatullah Kaltim, Ustadz Uswandi (berbatik), Rabu, 6 Rajab 1445 (17/1/2024).* [Foto: OIKN]

Ummulqurahidayatullah.id– Dukungan Hidayatullah terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kalimantan Timur tak diragukan lagi.

Di antara bentuk dukungan itu, Hidayatullah bersinergi dengan Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terkait lingkungan hidup.

Baru-baru ini, berkolaborasi dengan Gerakan Sabuk Hijau Nusantara, Badan OIKN membangun hutan agroforestri di lahan seluas 10 hektar milik Pesantren Hidayatullah di Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Tak cuma membangun hutan tropis, Badan OIKN juga menjadikan Pesantren Hidayatullah sebagai pesantren penggerak keberlanjutan dan pesantren hijau yang ramah lingkungan.

Nusantara Green Pesantren, demikian sebutannya, baru-baru ini diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu, 6 Rajab 1445 (17/1/2024).

Presiden RI meluncurkan program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan itu pada agenda makan siang bersama jajaran Otorita Ibu Kota Nusantara, inisiator, dan para donatur Sabuk Hijau Nusantara di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) IKN.

Peluncuran Nusantara Green Pesantren dilanjutkan dengan penanaman 10.000 pohon di area Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Pemaluan.

Presiden Jokowi yang diwakilkan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dan jajaran pimpinan Otorita IKN, turut menanam pohon bersama warga Ibu Kota Nusantara, khususnya Kelurahan Pemaluan dan Desa Suko Mulyo.

Sebagai simbolis, Presiden menitipkan satu pohon kepada Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustadz Uswandi.

Presiden RI Joko Widodo (kanan) dan Ketua DPW Hidayatullah Kaltim, Ustadz Uswandi.* [Foto: Istimewa]

Pesantren Ramah Lingkungan

Menurut Kepala Badan OIKN, Bambang Susantono, gerakan Sabuk Hijau Nusantara di Pesantren Hidayatullah tak hanya kegiatan menanam pohon. Tapi juga menanam, membangun, dan memastikan hutan itu tumbuh dengan baik dan menghasilkan manfaat terhadap masyarakat sekitar.

“Kami menanam 10 ribu bibit pohon di lahan pesantren seluas 10 hektare persegi. Nantinya tidak hanya pesantren, tapi juga akan ke sekolah-sekolah bahkan menyasar emak-emak,” ujar Bambang.

Dijelaskan dia, 10 ribu bibit pohon yang ditanam adalah jenis buah-buahan seperti kelengkeng, durian, jambu kristal dan rambutan. Jenis buah-buahan ini merupakan tanaman hutan tropis yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Jadi ada manfaat ketika hutan ini tumbuh, buah-buahannya adalah manfaat yang tumbuh sementara hutannya akan menghasilkan karbon yang dibutuhkan manusia,” sebutnya.

Selain membangun hutan, Pesantren Hidayatullah IKN juga disulap menjadi pesantren ramah lingkungan. Tidak tanggung-tanggung, air baku dalam pesantren ini akan dikelola menjadi air daur ulang.

Listrik untuk bangunan masjid dan pesantren diubah menjadi energi terbarukan, solar panel tenaga surya.

“Kami dibantu oleh kawan-kawan dari Katadata Green, Jejakin dan Aplikasi Benih Baik. Kawan-kawan ini nantinya akan mengawal pertumbuhan hutan ini agar dapat benar-benar termanfaatkan. Sebab, kita sedang menjahit kembali dari yang rusak direstorasi kembali,” paparnya.

Harapan Pesantren Hidayatullah

Sementara itu, Ketua Pesantren Hidayatullah, Basri Alimuddin, menerangkan pihaknya senang sekali menjadi pesantren penggerak dalam restorasi hutan di IKN.

Selama ini pihaknya membuat perkebunan secara turun-temurun dari lembaga dan biasanya perkebunan sawit. Kali ini 10 ribu tanah lapang yang berbentuk belukar harus dimanfaatkan menjadi tanaman pangan berbentuk hutan agroforestry.

“Kami tentunya senang karena hutan ini hutan buah-buahan. Kami terbiasa merawat perkebunan, tapi baru kali ini perkebunanan bentuknya hutan. Hasilnya nanti bisa dimanfaatkan oleh banyak masyarakat,” katanya.

Pihaknya berharap, hasil karbon dari hutan di area pesantren dapat bermanfaat bagi IKN terutama dalam merestorasi wilayah yang rusak di IKN.* (YBH/Hidayatullah.or.id/SKR/MCU/Bsns)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *