Seru! Haflah Akhirussanah KB Al-Aulad Hidayatullah & RA RM Gutem di Hutan Lindung

Ummulqurahidayatullah.id– “Agak lain” acara perpisahan yang digelar Kelompok Bermain Al-Aulad Hidayatullah & RA Raadhiyatan Mardhiyyah.
Bukan di gedung mewah apalagi hotel, tapi di hutan.
“(Yaitu) kegiatan Haflah Akhirussanah Siswa KB Al-Aulad Hidayatullah & RA Raadhiyatan Mardhiyyah yang dirangkai dengan kegiatan Tahaddu Tahabbu, Outbound, dan Penerimaan Raport,” ujar Kepala KB & RA tersebut, Ustadzah Mujtahidah (Itha) kepada Media Center @Ummulqurahidayatullah.
Ini semacam acara tasyakuran akhir tahun untuk jenjang pendidikan setingkat PAUD dan TK.
Lokasinya di kawasan hutan lindung pinggir danau (empang) Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Sabtu, Dzulhijjah 1446 H (14/6/2025) pagi, satu kompleks dengan gedung sekolah KB & RA itu.
Seru dan mengharukan, dua kata yang tepat untuk menggambarkan acara tersebut.
Pada acara seremonial, para lulusan KB & RA mendapatkan hadiah dari orang tua.
Mereka diminta maju ke depan untuk diberikan hadiah tersebut oleh ibu masing-masing.
Mendidik Anak Ladang Pahala
Dalam sambutannya, Ustadzah Itha mengatakan, anak usia dini bukan miniatur orang dewasa. Ia butuh didengarkan, bukan hanya diarahkan. Ia butuh dimengerti, bukan hanya dinasihati.
“Setiap anak adalah ladang pahala. Tapi hanya jika kita menyemai mereka dengan ilmu, iman, dan kasih sayang,” ujarnya.
Dididik dengan Akhlak
Sedangkan Ketua Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri (DP3) Ummulqura, Ustadzah Irma mengatakan, menyekolahkan anak-anak ke KB & RA di Hidayatullah adalah salah satu mujahadah ortu untuk memilihkan tempat terbaik bagi para generasi.
“Di sini anak-anak dididik dengan akhlak, adab,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, masih panjang perjalanan para generasi tersebut, sehingga para orang tua tidak cukup dengan melihat anak-anak lulus dari RA. Anak-anak mesti terus dibimbing pada tahap pendidikan selanjutnya.
Turut hadir Ketua PD Muslimat Hidayatullah Kota Balikpapan, Ustadzah Sholehah Fathillah.
Kesan Wali Murid
Tampil menyampaikan kesan dan pesan mewakili wali murid, yaitu Kamelia sekaligus Ketua Komite Sekolah.
Ia mengatakan bahwa anandanya, Lika, sudah dua tahun di lembaga pendidikan tersebut. Mulai dari “belum bisa apa-apa” sampai bisa membaca jilid dan menghafal surah-surah.
“Buat teman-teman komite terima kasih atas support-nya, memohon maaf jika ada yang kurang berkenan,” ujarnya.
Ia pun berpesan kepada para pendidik agar jangan menyerah dan tetap bersemangat dalam mendidik para santri-santriwati cilik.
Outbound
Acara lebih seru lagi pada sesi akhir yaitu outbound untuk para santri-santriwati cilik.
Mereka satu per satu melakukan flying fox. Dengan prosedur keselamatan yang tinggi, outbound ini dipandu oleh para profesional dari SAR Hidayatullah Balikpapan dan Penajam Paser Utara.
Selain itu, para murid juga diberi kesempatan bermain titian tali. Meskipun ketinggiannya cukup rendah dari permukaan tanah, tapi mereka juga wajib menggunakan alat pelindung diri.
Di sela-sela outbound, hujan mengguyur. Acara tetap lanjut bahkan tambah seru.* (SKR/Novita/DP3/Media Center @Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments