Khutbah Dai Hidayatullah: Gerhana Matahari Ayat-ayat Allah, Meningkatkan Iman

Ummulqurahidayatullah.id– Gerhana matahari merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah. Sebuah fenomena alam yang kemunculannya mesti meningkatkan keimanan bagi umat Islam.
Demikian salah satu penegasan yang disampaikan Ustadz Fathun Qorib, dai Hidayatullah, dalam khutbah gerhana matahari usai shalat gerhana di Masjid Ar-Riyadh, Kamis, 29 Ramadhan 1444H (20/04/2023) siang.
Ustadz yang juga Ketua Yayasan Ittihaadi Mardhatillah Indonesia (YIMI) ini menuturkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menunjukkan sikap istimewanya terhadap peristiwa gerhana.
Yaitu, antara lain, Rasulullah mendirikan shalat dengan durasi yang cukup lama, nyaris sepanjang berlangsungnya gerhana.
Betapa luar biasanya, kata Ustadz Fathun, rasa dan reaksi yang dilakukan oleh Rasulullah terhadap gerhana.
“Bahwa peristiwa gerhana adalah ayat-ayat Allah, tanda-tanda kekuasaan Allah, bukan karena matinya seseorang atau karena hidupnya seseorang,” ujar putra dari Pendiri Hidayatullah KH Abdullah Said ini.
Rasulullah, kata Ustadz Fathun, menanamkan kepada umatnya bahwa ayat-ayat Allah semestinya dan memang seharusnya menghadirkan bahkan meningkatkan keimanan seseorang kepada Allah.
“Bahwa betapa besar kekuasaan Allah. Makhluk angkasa yang begitu besar (di mata manusia, seperti tata surya, red), Allah bisa atur dengan sangat detail, sangat terperinci, menit per menit, detik per detik, senti bahkan per incinya. Allah berkuasa untuk mengaturnya,” ungkapnya.
Shalat gerhana di Masjid Ar-Riyadh diikuti warga Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dimulai pada sekitar pukul 11.15 WITA. Usai shalat dan khutbah gerhana itu, masuk waktu adzan zuhur. Ikut serta santri-santri MI RM Putra Balikpapan pada ibadah sunnah itu.* (SKR/MCU)
Tonton: LIVE SHALAT & KHUTBAH GERHANA Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak | 29 Ramadhan 1444H







Recent Comments