Khutbah Idul Fitri, Pemimpin Umum Hidayatullah Ingatkan Kondisi Palestina
“Patut kita syukuri karena apa yang kita rasakan pada Idul Fitri ini karena tidak halnya dengan saudara kita di Palestina”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Patut kita syukuri karena apa yang kita rasakan pada Idul Fitri ini karena tidak halnya dengan saudara kita di Palestina”
“(Kalau ada niat sungguh-sungguh) bangun jam 12 malam, shalat tahajjud, sampai Shubuh ini saya tidak merasakan mengantuk”
“Bukan hanya melihat saudara kita seperti ini, tapi juga karena indikator keimanan, karena kita umat Islam ini masih bersaudara dan mereka masih di bawah penindasan Zionis”
Ummulqurahidayatullah.id- Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad mendoakan kesuksesan bagi seluruh rakyat Indonesia pada Pemilu 2024. Ia menyampaikan itu usai menunaikan hak pilihnya di TPS 57, Gunung Tembak, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ustadz Abdurrahman, sapaannya, mencoblos pada Rabu pagi, 5 Sya’ban 1445 H (14/2/2024) sekitar pukul WITA.Ia datang dengan berpakaian putih dan sorban merah khasnya. Ustadz Abdurrahman turut membersamai warga Hidayatullah lainnya menunaikan hak pilih di TPS tersebut. Di TPS, ia menyapa warga dan petugas KPPS yang telah hadir di TPS sejak sebelum pukul 07.00 WITA. Ustadz Abdurrahman, sebagaimana pemilih manula lainnya, diberikan prioritas lebih dulu untuk mencoblos di bilik suara. Dari arah beberapa meter di depannya, Ustadz Abdurrahman tidak terlihat kesulitan menentukan pilihannya. Begitu pula saat memasukkan satu demi satu surat suara ke kotak-kotak suara masing-masing. Tak lupa...
“Saya mau baca al-Qur’an sekian, hafal al-Qur’an sekian, shalat sunnah sekian, atau bergerak memberi pelayanan umat sekian”
Selain itu, Naspi Arsyad juga tercatat sebagai anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Swastaa Balikpapan (APTISI) dan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan serta Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah.
“Jadi itu pengalaman. Makanya jangan stagnan ini pengurus. Jangan. Di sini-sini saja terus. Paling-paling ke kantor DPRD, ke (kantor) Wali Kota. Ke Singapura (sana). Pergi lihat ke perguruan tinggi besar. Mau bikin besar tapi ecek-ecek. Aih tidak masuk akal saya”
“Berbicara politik atau siyasah itu adalah persoalan besar dalam Islam.”
“Kini arah dakwah itu berarah ke Senayan”
“Alhamdulillah husnul khatimah semua (untuk yang mengakhiri amanahnya). Memulai juga membuka dengan husnul bidayah (untuk yang memulai amanah baru). Aamiin ya Rabbal alamin”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments