Mengingatkan: Spirit Islam Peduli Lingkungan yang Digaungkan KH Abdullah Said
“Kalau kita sujud, setengah mati kita cari lokasi di mana dahi diletakkan. Sebab di sana sini bertebaran ta** cicak”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Kalau kita sujud, setengah mati kita cari lokasi di mana dahi diletakkan. Sebab di sana sini bertebaran ta** cicak”
“Siapa yang mau antar surat ke Gunung Tembak?” Tanpa ragu, Ustadz Husain mengangkat tangan. “Saya, Ustadz,” jawabnya.
“Kami dengan Ustadz Abdullah Said benar-benar tidak berjarak. Kami dekat, biasa bergurau, tapi tetap respek dan memosisikan diri sebagai kader yang harus taat kepada pemimpin”
“Istilah almarhum itu menyadap haul dan quwwah dari Allah”
Bak peribahasa, malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Meski sudah masuk tahun ketiga, lagi-lagi perkuliahannya putus karena satu sebab. Hingga akhirnya ia memilih balik dari perantauan di tanah Jawa dan kembali ke tanah kelahiran di Pare-Pare, Sulawesi Selatan.
Beliau menjawab, “Berusahalah untuk memahami orang lain, bukan minta dipahami.”
“Insya Allah seluruh warga Hidayatullah dan (Darul) Istiqamah akan selalu menjadi alamat, baik sekarang maupun yang akan datang”
“Jadi guru saya itu Pak Hasan Suraji, Pak Hasyim, Pak Sudiono, Pak Usman Palese, Pak Mahmud, Pak Sarbini, Pak Hasan Ibrahim, dan banyak lagi”
Ia mengaku juga mendapati nasihat ini dari KH Abdullah Said dahulu ketika hendak berangkat tugas ke daerah.
“Jadi kita dikasih kertas dan pulpen, itu disuruh kemana saja”
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments