Air Mata di Gedung WKP
Haru, kagum, sekaligus iri. Iri menyaksikan ketaatan para pengurus kepada pemimpin, keikhlasan dalam menerima amanah, serta totalitas dan dedikasi yang nilainya jauh melampaui materi.
Membangun Miniatur Peradaban Islam
Haru, kagum, sekaligus iri. Iri menyaksikan ketaatan para pengurus kepada pemimpin, keikhlasan dalam menerima amanah, serta totalitas dan dedikasi yang nilainya jauh melampaui materi.
“Mewakili teman-teman pengurus, ungkapan yang bisa mewakili adalah tidak ada gading yang tak retak, tidak ada yang sempurna,” tambah Ustadz Hamzah Akbar.
Ummulqurahidayatullah.id– Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan mengimbau pemasangan bendera Merah Putih dan atribut lainnya. “Mengibarkan Bendera Merah Putih dan memasang umbul-umbul secara serentak mulai tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2025 di depan (Gedung Perkantoran, Sekolah, Asrama, Unit ekonomi, dan Setiap Rumah Warga) agar tercipta suasanasemarak penuh semangat kemerdekaan,” ujar Ketua YPPH Balikpapan, Ustadz Hamzah Akbar, dalam surat imbauan resmi ditandatangani di Balikpapan, Jumat (1/8/2025). Imbauan itu disampaikan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2025. Imbauan itu disampaikan kepada seluruh Kepala Departemen, Unit Pendidikan, Kepala Kampus, Ketua RT, dan Unit usaha, serta seluruh Warga di lingkungan YPPH Balikpapan. Masih terkait HUT Ke-80 RI, Ketua YPPH Balikpapan juga mengimbau untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kerapian lingkungan. “Sebelum dan selama masa peringatan kemerdekaan,” imbuh Ustadz Hamzah. Sementara...
“Jangan fokus pada tantangannya yang membuat kita ciut, tapi kita fokus pada peluangnya sehingga kita optimis”
Ustadz Hamzah juga mengingatkan bahaya melakukan sesuatu hanya dengan logika manajemen modern tanpa ditopang pendekatan ruhiyyah.
Memasuki pos “Arafah”, tepatnya di depan asrama STIS Putri yang ditandai sebagai lokasi wukuf, suasana berubah semakin khidmat. Meskipun cuaca semakin terik, para peserta tetap menunjukkan semangat dan kekhusyukan dalam menjalankan prosesi ini.
“Marilah kita kembalikan keluarga kita kepada fungsinya yang hakiki“
“Alhamdulillah, terucap syukur mendalam atas kerja sama dan kepercayaan orangtua/wali santri, segenap masyarakat dan juga Pemerintah Kota Balikpapan atas terselenggaranya acara ini”
“Nilai-nilai harus menjadi basis literasi dan kemajuan metode berpikir, sehingga santri dapat meninggalkan Gunung Tembak (saat ditugaskan keluar daerah) sebagai seorang ideolog yang memberi pengaruh positif di mana pun mereka berada”
Selama 27 tahun terakhir, pendekatan kultural berbasis nilai sederhana seperti “mendengar kemudian taat” menjadi fondasi yang efektif untuk memperluas pengaruh gerakan ini.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments