Sejumlah Dai Hidayatullah Turut Hadiri Musda XI MUI Kaltim

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat – Bersama puluhan alim ulama dan para cendekia agama lainnya, Dr. Kusnadi yang mewakili Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan menutup akhir tahun 2025 kemarin dengan turut menghadiri helatan Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Timur.
Acara mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama Dalam Menjaga Kesatuan Bangsa dan Kesejahteraan Umat “, berlangsung di Hotel Puri Samarinda, 2-4 Rajab 1447 (23-24/12/2025) lalu.
Selain Dr. Kusnadi, Hidayatullah Kaltim juga diwakili oleh Ustadz Muhammad Taufik Manna, Ustadz Sirajuddin, dan Ustadz Muhammad Ya’rif Yahya. Dua nama terakhir adalah pimpinan di Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Kalimantan Timur.
Dari informasi yang dihimpun, Musda XI MUI Kaltim tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan MUI Pusat yang diwakili Wakil Ketua KH. Mashuri Khamis dan Wakil Sekretaris Jendral Dr. KH. Rahmad Hidayat, serta Ketua MUI Bidang Fatwa, KH. Asrorun Niam Sholeh.
MUI Peduli Sumatera
Dilaporkan, selain laporan pertanggungjawaban pengurus lama serta pembahasan program kerja dan pemilihan pengurus baru periode 2025-2030, kegiatan Musda sekaligus menjadi wadah penggalangan dana peduli bencana Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Terkumpul dana sekitar Rp 109 Juta, dana diperoleh dari para pengusaha, pengurus MUI, peserta Musda dan lain lain,” ungkap seorang panitia, seperti dikutip dalam laman resmi MUI Kaltim.
Rasa syukur atas kinerja MUI Kaltim juga disampaikan oleh KH. Muhammad Rasyid, Ketua MUI Kaltim terpilih periode 2025-2030. Ia menyatakan apresiasi kepada pengurus atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Meski diakui masih terdapat banyak kekurangan.
Ia juga menyebutkan kiprah MUI tersebut juga kian meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Kegiatan penguatan ekonomi, pelatihan fardhu kifayah, pelatihan sembelih hewan kurban, program halal, Pendidikan Kader Ulama, ini jelas menyentuh masyarakat hingga bawah,” jelasnya.
Senada, Gubernur Kaltim, H. Rudi Mas’ud juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pengurus MUI atas dedikasi dan peran strategis dalam pembinaan umat menjaga keharmonisan sekaligus sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial dan keagamaan.
“MUI selama ini menjadi mitra strategis pemerintah, pemerintah membutuhkan pandangan juga bimbingan para ulama agar setiap kebijakan dan program pembangunan mempunyai nilai-nilai keagamaan keadilan sosial dan juga kemaslahatan umat,” kata Gubernur yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno.
Sinergi Hidayatullah – MUI
Sebagai ormas berbasis kemasyarakatan, Hidayatullah sejak awal dikenal senantiasa bersinergi dengan semua pihak, tokoh masyarakat, hingga institusi pemerintah.
Khusus MUI Kota Balikpapan misalnya, Ustadz Hamzah Akbar, Ketua YPPH Balikpapan periode 2021-2025, bahkan mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Balikpapan. Selain itu beberapa yang lain tergabung di unsur pimpinan harian dan anggota komisi MUI Balikpapan.
Untuk tingkat pusat, dua tokoh Hidayatullah juga baru-baru ini mendapat amanah strategis di kepengurusan MUI Pusat. Yaitu, Dr. Nashirul Haq dan Dr. Sabriati Aziz, keduanya dipercaya menduduki posisi sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat periode 2025-2030.* (Abu Jaulah/@Uqreat/@Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments