Santri Hidayatullah Balikpapan Juara Backwood Competition II

Ummulqurahidayatullah.id– Lama tak berlomba, sekali bertanding tetap juara. Kira-kira inilah ungkapan yang tepat untuk santri dan para alumni Madrasah Raadhiyatan Mardhiyyah Putra, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, dalam lomba Backwood Competition, baru-baru ini.
Para santri riders (sebutan untuk penunggang kuda) tersebut mampu bersaing dalam kegiatan yang diadakan di lapangan Backwood Horse Riding, di bilangan BJBJ, Balikpapan, Kalimantan Timur, akhir bulan kemarin.
Sebut saja di antaranya adalah Adripal Rahmatullah dan Dzakwan Dzakir Mukhtar yang masing-masing berhasil menyegel juara Horseback Archery (HBA) kategori Junior Circular Track dan Senior Circular Track.
Nama terakhir yang lulusan SMH RM Putra 2024 itu juga sukses menyabet juara III pada kategori Show Jumping 40-60 cm Under 18.
Pada kategori yang sama, juara I diraih oleh Ervan Afzalurrahman, lulusan Tahfizh Ahlus Shuffah Balikpapan. Terakhir, Nanda Mardiansyah, sebagai juara III kategori Show Jumping 70 cm Open Jump Off.
Pantauan langsung awak Media Center @ummulqurahidayatullah di arena kejuaraan, acara berlangsung semarak dan meriah.
Hal ini juga diakui oleh Rudi Setiawan, Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Balikpapan yang didaulat memotong pita sebagai simbolis kejuaraan dibuka pagi itu (25/1/2025).
“Sungguh sangat menarik dan lebih meriah dari sebelumnya. Acara lebih tertata, peserta bertambah, dan suasana lebih akrab. Mudah-mudahan (olahraga berkuda) ini lebih berkembang dan Balikpapan mampu mencetak bibit baru untuk ajang lebih tinggi, skala nasional lah,” ucapnya semangat.
“Backwood Competition ini adalah event kedua. Ada lompatan peserta hampir dua kali lipat, Alhamdulillah,” ungkap Jose Junior, Owner Backwood Horse Riding Balikpapan.
Banyak Diminati
Sebagai informasi, olahraga berkuda termasuk eskul yang banyak diminati oleh siswa Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH) Raadhiyatan Mardhiyyah Putra.
Hal ini didukung dengan keberadaan Ummulqura Stable yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.
Istimewanya, pengelolaan hingga perawatan kuda tersebut ditangani langsung oleh santri secara mandiri.
“Selain latihan ketangkasan, ini juga bentuk latihan kemandirian para santri, insyaAllah,” pungkas Ustadz Masykur, guru sekaligus penyuka olahraga berkuda di Gunung Tembak.* (Abu Jaulah/MCU)
Recent Comments