Pembekalan Peserta Pernikahan Mubarak 1447 H Dimulai, Calon Pengantin Antusias

Ummulqurahidayatullah.id– Jelang Pernikahan Mubarak 1447 H, Panitia Pelaksana menggelar kegiatan pembekalan bagi para calon pengantin / peserta pernikahan.
Kegiatan putra dan putri digelar secara terpisah di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Pembekalan hari pertama digelar pada Senin (22/9/2025) pagi. Untuk putra diadakan di Ruang Rapat Utama Kantor YPPH Balikpapan (Gedung WKP).
Hadir memberikan pembekalan pertama yaitu dua orang pembimbing YPPH Balikpapan, Ustadz Mannandring AG (Pembina) dan Ustadz Sarbini Nasir (Pengawas).
Sejarah Singkat Pernikahan Mubarak
Ustadz Mannandring membawakan materi tentang pentingnya ketaatan bagi kader Hidayatullah, termasuk dalam mengikuti pernikahan mubarak.
Lewat tema “Pernikahan adalah Ibadah yang Sakral”, ia mendorong para kader Hidayatullah menikah dengan sesama kader Hidayatullah.
Sedangkan Ustadz Sarbini menyampaikan sejarah singkat Pernikahan Mubarak di Hidayatullah Gunung Tembak.
Menurutnya, pernikahan mubarak (dulu disebut Pernikahan Massal) di Gunung Tembak dimulai pada tahun 1977, masa-masa awal berdirinya Hidayatullah.
Saat itu, dua pasang pengantin, yaitu ia dan sahabat seperjuangannya dinikahkan dengan dua santriwati pilihan.
“Yang memulai itu saya bersama Ustadz Abdul Qadir Jaelani,” tutur Ustadz Sarbini.
Peserta Bersemangat
Pantauan awak media @AyoNikahMubarak di lokasi, para peserta pernikahan tampak antusias mengikuti pembekalan itu.
“Luar biasa, semangat. Alhamdulillah,” ujar Aden, nama panggilan salah seorang peserta pernikahan mubarak 1447 H, saat ditanya oleh kru @AyoNikahMubarak terkait tanggapannya mengikuti pembekalan hari pertama.
Sedangkan di putri, pembekalan pra nikah digelar oleh Muslimat Hidayatullah Balikpapan, mengusung tema “Membangun Pondasi Cinta, Komitmen, dan Pernikahan”.
Rangkaian pembekalan pra nikah itu digelar selama 10 hari hingga Rabu (1/10/2025).* (SKR/@AyoNikahMubarak)
Recent Comments