KH Naspi Arsyad Kunjungi Ponpes Hidayatullah Bontang, Ajak Konsisten Berislam

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad, Lc., berkesempatan menyapa para jamaah Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Bontang, Kalimantan Timur, Ahad (3/5/2026).
Dalam kunjungannya, Kiai Naspi Arsyad mengungkapkan, kedatangan ini merupakan bagian dari agenda silaturahim yang telah lama direncanakan sejak Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah di Jakarta penghujung tahun 2025 lalu.
Ia mengaku, terakhir kali berkunjung ke Bontang sekitar enam bulan lalu, setelah sebelumnya rutin hadir hampir setiap bulan.
Bersyukur di Hidayatullah
Dalam penyampaiannya, Kiai Naspi menekankan, banyak kader yang seringkali lupa untuk bersyukur atas peran Hidayatullah dalam membimbing umat.
Ia menambahkan, kader Hidayatullah diharapkan mampu menunjukkan rasa syukur tidak hanya secara lisan, tetapi juga melalui praktik kehidupan yang mencerminkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Menurutnya, Hidayatullah telah menuntun umat Islam untuk berislam sesuai dengan manhaj nubuwwah melalui sistematika wahyu.
Ia menjelaskan, metode tersebut merupakan cara sederhana untuk memahami Islam, yaitu dengan meneladani langsung praktik yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
Namun, ia mengingatkan bahwa nilai kebaikan harus disampaikan dengan cara yang baik agar dapat diterima oleh masyarakat.
Berislam secara Nyata
Lebih lanjut, Kiai Naspi juga menyampaikan, Hidayatullah tidak hanya membawa konsep manhaj, tetapi juga berupaya menghadirkan kehidupan Islami secara nyata melalui pembentukan mujtama’, yakni kehidupan berjamaah dalam satu kawasan atau lingkungan kampus.
“Di kampus-kampus Hidayatullah, Islam tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari ibadah hingga interaksi sosial,” jelasnya.
Kekhusyukan Beribadah
Kiai Naspi juga mengingatkan pentingnya menghadirkan kekhusyukan dalam beribadah, khususnya dalam shalat.
Menurutnya, ibadah yang dilakukan dengan tergesa-gesa tanpa penghayatan akan menghilangkan esensi kenikmatan iman.
Kiai Naspi turut menyinggung kondisi masyarakat modern yang dinilai mudah mengalami kegelisahan dan terprovokasi oleh berbagai informasi, termasuk fenomena buzzer di media sosial.
“Indonesia membutuhkan individu dengan keimanan yang kuat, doa yang mustajab, dan keimanan yang benar-benar menuntun hidupnya,” tegasnya.
Penyampaian materi oleh Kiai Naspi berlangsung dengan penuh semangat dan gaya retorika yang bergelora.
Penyampaiannya yang energik mampu membangun suasana yang hidup di tengah jamaah Masjid Ar-Riyadh Bontang.
Jamaah yang terdiri dari warga dan santri tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Mereka menyimak dengan serius setiap pesan yang disampaikan, khususnya terkait pentingnya menghadirkan syukur serta spirit berislam yang dalam kehidupan sehari-hari sudah diatur bahkan diterapkan sedemikian rupa.
Kunjungan Ketua Umum DPP HIdayatullah itu diharapkan dapat memperkuat semangat kader dalam mengamalkan nilai-nilai Islam secara konsisten dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.* (Irfatunazhifah02/@Uqreat)
Recent Comments