Mahasiswi STIS Hidayatullah Jalani Magang Advokat MBKM di Tenggarong

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- STIS Hidayatullah Balikpapan kembali memperkuat integrasi antara pembelajaran akademik dan dunia profesional melalui Program Magang Advokat berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Tahun ini, dua mahasiswi semester 6, Balqies Junaedi dan Fiorenza Sadira, menjalani program magang di Kantor Hukum Haji Nasrun Mumin Law Firm, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (1/5/2026).

Program magang yang berlangsung selama dua bulan, sejak Maret hingga Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari Praktik Kuliah Dakwah (PKD) Mahasiswi STIS Hidayatullah Balikpapan.

Selama mengikuti kegiatan, para mahasiswi mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai dunia kerja profesi hukum dan dinamika pelayanan hukum di tengah masyarakat.

Terlibat di Kantor Hukum

Dalam aktivitas sehari-hari, mereka terlibat dalam pengenalan administrasi perkara, observasi penanganan kasus, penyusunan dokumen hukum, hingga mengikuti diskusi bersama tim kantor hukum.

Selain itu, para mahasiswi juga memperoleh kesempatan menyaksikan langsung proses mediasi perkara di Pengadilan Agama Tenggarong.

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman nyata mengenai proses penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi serta bagaimana pelayanan hukum dilakukan secara profesional.

Tidak hanya itu, mereka juga membantu proses administrasi dan pengurusan legalitas badan usaha sebuah PT yang bergerak di bidang jasa interior, sehingga menambah wawasan mengenai praktik hukum di bidang perdata dan legalitas usaha.

Hadapi Dunia Profesi

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIS Hidayatullah Balikpapan, Ustadz Kuat, S.H.I., M.E., menyampaikan, program MBKM menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesi.

“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman nyata agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui bagaimana praktik profesi berjalan secara langsung.

Program magang ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat penting untuk membentuk kompetensi dan profesionalisme mahasiswa,” ungkapnya.

Melalui program ini, STIS Hidayatullah Balikpapan terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja.* (Qonita/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *