Ketua YPPH Balikpapan Dr Arfan: Amanah Ini Berat, Jalankan secara Profetik & Profesional

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Usai ditetapkan sebagai Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan Periode 2025-2030, Ustadz Dr Arfan, M.Pd.I. mengaku tak banyak bisa menyampaikan apalagi menjanjikan sesuatu untuk warga Kampus Induk Hidayatullah Balikpapan.
Hal itu terungkap dalam sambutan perdananya di hadapan ratusan warga dan santri di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Balikpapan, Rabu (24/12/2025) bakda zuhur.
Menurutnya, apa yang dicapai oleh kepengurusan sebelumnya menjadi beban yang cukup berat bagi yang diamanahi pada periode 2025-2030 sekarang.
“Ini berat sekali. Rais Am Hidayatullah sendiri menyampaikan bahwa banyak sekali yang sudah dilakukan oleh periode lalu. Jadi minimal harus sama atau lebih. Inilah beratnya amanah itu,” ucap Ustadz Arfan mengutip beberapa capaian yang disebut oleh KH Abdurrahman Muhammad, Rais Am Hidayatullah, dalam Rapat Pleno Laporan Akhir Kepengurusan YPPH Balikpapan periode 2020-2025 lalu.
Sungguh-sungguh
Meski demikian, hal itu tetap akan diupayakan secara sungguh-sungguh sebagai bentuk pertanggungjawaban akan amanah yang diberikan.
“Paling tidak, hal-hal baik yang sudah ada, diupayakan terus dilanjutkan. Menambah hal baru agar lebih meningkat dan lebih baik. Terpenting lainnya, menjamin tidak ada miss orientasi dari visi misi atau maksud para pendiri Hidayatullah,” tegas ustadz yang pernah memangku amanah di Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah tersebut.
Menurut Ustadz Arfan, kehidupan orang beriman tak lepas dari bicara soal waktu. Semua ada waktunya dan setiap waktu memiliki pelajaran yang berharga.
“Hari ini kepemimpinan itu beralih. Tidak tahu hingga kapan. Semua tergantung takdir Allah. Tapi harapannya, paling tidak bisa husnul khatimah hingga akhir periode nanti,” ucapnya.
“Jadi adik-adik santri dan mahasiswa semua bersiaplah jadi pemimpin. Belajar yang sungguh-sungguh. Apakah pemimpin di Hidayatullah atau sampai jadi pemimpin dunia,” lanjutnya diiringi pekik takbir.
Baca juga: Ketua YPPH Balikpapan 2021-2025 Minta Maaf: Masih Banyak Kekurangan, Belum Memenuhi Ekspektasi
Banyak Baju Kerja
Terakhir, Ustadz Arfan mengaku pernah diberi canda alias jokes oleh seorang koleganya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Jadi saya dibilangi, kayaknya Pak Arfan ini baju batiknya akan banyak ditinggal di Jakarta, lebih banyak bawa baju kerja ke Gunung Tembak,” ungkapnya sambil tersenyum menceritakan candaan itu.
Ternyata, kata Ustadz Arfan, candaan itu “benar” dan melihat ada korelasi dari arahan Pembina serta Majelis Pembimbing. Bahwa kepengurusan periode sekarang dituntut untuk banyak bekerja.
“Kabinet ini kabinet kerja, jadi yang banyak dibawa baju kaos baju lapangan,” ucapnya melanjutkan jokes tersebut.
“Beratnya, karena bukan cuma kerja. Tapi harus dibingkai dengan profetik dan profesional. Ini pekerjaan berat,” kata Ustadz Arfan yang menutup dengan permohonan doa dan dukungan dari semua pihak.* (Abu Jaulah/@uqreat/@Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments