Kenapa Hidayatullah Mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal…

Logo Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah.

Ummulqurahidayatullah.id– Urusan terkait halal di Indonesia lagi ramai dibicarakan belakangan ini, setelah Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) merilis label halal baru.

Tapi urusan halal tak cuma terkait label atau logo halal. Urusan halal di Indonesia juga menyangkut dengan keberadaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Beberapa waktu lalu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah turut melakukan pengajuan pendirian LPH. Kenapa ormas ini harus mendirikan LPH? Mari simak penjelasannya!

Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah, Ustadz Candra Kurnianto menjelaskan, pengajuan tersebut dilakukan dalam upaya melaksanakan amanah Musyawarah Nasional V Hidayatullah.

Candra menjelaskan, DPP Hidayatullah mendirikan LPH sebagai upaya melaksanakan amanah Munas V Hidayatullah akhir 2020 lalu yang tertuang dalam Kebijakan-kebijakan Strategis Hidayatullah tahun 2020-2025.

Salah satu amanatnya adalah menjadi pelopor halal food dengan mengedukasi masyarakat lebih memperhatikan soal kehalalan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Candra melanjutkan, Hidayatullah tidak ingin sekadar memberikan edukasi, akan tetapi juga terjun langsung menangani bisnis makanan halal. Hal ini agar masyarakat Muslim dapat menikmati keberkahan dari Allah Subhanahu Wata’ala.

“Saat ini kami baru lolos proses verifikasi yang dilakukan oleh BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) dan DSN MUI (Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia),” kata Candra di Jakarta beberapa waktu lalu dikutip website resmi DPP Hidayatullah, Hidayatullah.or.id.

Di antara yang menjadi program prioritas sekarang yaitu menginisiasi Gerakan Sembelihan Halal. Persiapan yang saat ini sedang dilakukan di antaranya menyiapakan auditor-auditor halal yang dilatih oleh LPPOM MUI serta persiapan infrastruktur LPH lainnya.

“Selain LPH, kami juga sedang mempersiapkan Lembaga Pendamping PPH (Proses produk Halal) yang akan membantu produk-produk UKMK untuk memperoleh sertifikat halal dan ditarget BPJPH untuk memilik 500 orang Pendamping PPH,” kata Candra.

Untuk kebetuhan laboratorium, Hidayatullah telah melakukan kerja sama dengan salah satu laboratorium halal swasta, dan sedang diupayakan juga bekerja sama dengan laboratorium halal IPB.

“Ke depan, Hidayatullah akan berupaya memiliki laboratorium halal sendiri yang dibiayai dengan konsep wakaf,” tutur dia.* (YBH/HIO/MCU)

Baca juga: Alhamdulillah! Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah Terima Izin Beroperasi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.