Ini Tiga Fokus Penguatan Pesantren-pesantren Hidayatullah se-Indonesia

Peserta Silatnas Rabithah Ma’ahid Hidayatullah (RMH) berfoto bareng di Gedung Pusat Dakwah, Hidayatullah (19/4/2026).* [Foto: Istimewa/@Uqreat]

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad memaparkan arah strategis Rabithah Ma’ahid Hidayatullah (RMH) periode 2025-2030 dalam acara Silaturahim Nasional RMH baru-baru ini.

Forum tersebut berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, dan dihadiri pengelola pesantren dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pidatonya, Kiai Naspi menjelaskan bahwa arah pengembangan pesantren Hidayatullah bertumpu pada tiga pilar utama.

“Tiga pilar utama itu adalah keunggulan, kemandirian, dan pengaruh,” ujarnya, Ahad (19/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa kemandirian dalam konteks tersebut merujuk pada kemandirian finansial lembaga.

Sementara itu, aspek pengaruh berkaitan dengan kemampuan organisasi dalam menawarkan visi dan misi Hidayatullah di berbagai sektor, termasuk ekonomi, budaya, dan politik.

Menurutnya, ketiga pilar tersebut merupakan satu kesatuan dalam penguatan kelembagaan pesantren.

Kemandirian & Pengaruh

Kiai Naspi juga menyampaikan, fokus utama dalam periode ini diarahkan pada pencapaian kemandirian finansial dan pengaruh nyata di masyarakat.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam forum penutupan yang menjadi agenda akhir Silatnas Rabithah Ma’ahid Hidayatullah.

Forum nasional tersebut mempertemukan pengelola pesantren dari berbagai daerah untuk membahas agenda penguatan kelembagaan.

KH Naspi menyampaikan, penguatan institusi perlu dijalankan melalui sistem pengelolaan yang lebih terarah.

Penutupan kegiatan dilakukan setelah seluruh rangkaian forum nasional selesai dilaksanakan di Jakarta.

Acara tersebut menjadi forum konsolidasi bagi pengelola pesantren Hidayatullah dalam menyusun arah kelembagaan periode mendatang.* (Ainuddin/@Uqreat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *