Usia Senja Tak Halangi Sesepuh Hidayatullah Hadiri Munas VI di Jakarta

Ustadz Amin Mahmud berkhutbah di Masjid Baitul Karim, Jakarta, Jumat (17/10/2025).* [Foto: @SKRsyakur/Media Munas/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id– Usia senja bukan berarti tinggal berpangku tangan menikmati hasil perjuangan. Justru komitmen memberi keteladanan dan mengawal moral generasi muda terus semakin menyala.

Itulah energi yang mengiringi langkah para kader senior dan tokoh sepuh Hidayatullah, dalam menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah, yang pembukaannya digelar pada Senin (20/10/2025) nanti.

Umur jelas tak lagi sama seperti saat dahulu terjun ke gelanggang merintis dan mengawali dakwah Islam di pelosok Nusantara.

Kekuatan fisik apalagi. Nyaris semua bapak pembimbing, sapaan akrab mereka di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, sudah menanggung berbagai macam keluhan penyakit.

Namun sekali lagi, hal itu tak menghalangi ustadz-ustadz senior tersebut untuk meramaikan Munas VI Hidayatullah yang insya Allah dihadiri ribuan peserta dan undangan dari penjuru tanah air.

“Iya sudah sakit-sakit semua badan sebenarnya. Apalagi kalau kambuh asam uratnya lagi. Bisa tidak ke masjid shalat berjamaah,” ucap Ustadz Syamsu Rijal Palu (72 tahun), salah seorang pembimbing.

Bergabung hijrah ke Gunung Tembak sejak era 1980-an, Ustadz Rijal adalah guru senior sekaligus tokoh pendidikan yang terbilang legenda di Hidayatullah.

Sebagian besar para pendakwah yang bertugas di daerah adalah murid atau santri tempaannya dahulu.

“Paling tidak kita sebagai orangtua ini mendoakan secara langsung di arena Munas nanti. Semoga sehat-sehat semuanya,” ucapnya yang terdengar penuh semangat, Jumat (17/10/2025) di Gunung Tembak, Balikpapan.

Pesan untuk Pengurus Baru

Lain lagi dengan Ustadz Yusuf Suraji. Pada satu ceramahnya, ia pernah mengatakan sudah bergabung ke Hidayatullah sejak Hidayatullah belum ada, alias masih dalam tahap cikal bakal perintisan pondok pesantren, era 1970-an silam.

Dikenal sebagai ustadz humoris dan suka berkelakar, Ustadz Yusuf telah menjelajahi dakwah dari Samarinda, Berau, Tarakan, hingga belantara Irian Jaya.

Sampai sekarang, ia kerap masih diminta mengisi pengajian dan khutbah di sejumlah daerah di Kalimantan Timur dan lainnya.

“Setelah Munas nanti, yang diamanahi pengurus baru dan yang pengurus lama, tetap harus semangat berdakwah. Di mana-mana umat menanti kita,” imbuhnya menitip pesan.

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah kader senior dan pembimbing di Gunung Tembak bakal menghadiri helatan Munas VI Hidayatullah yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur nanti.

“Ada Ustadz Amin Mahmud, Ustadz Abdul Latif Usman, Ustadz Sarbini Nasir, Ustadz Mannandring Abdul Ghani, Ustadz Yusuf Suraji, Ustadz Syamsu Rijal Palu, Ustadz Baharuddin Ismail, Ustadz Husain Kallado, dan lainnya insyaAllah,” ucap Ustadz Abul A’la Maududi, Sekretaris YPPH Balikpapan sambil menyebut satu per satu nama-nama mereka.

Sebagai info, Ustadz Amin Mahmud sudah lebih dahulu hadir di Jakarta untuk mengikuti Musyawarah Majelis Syura (MMS) Hidayatullah jelang Munas VI.

Anggota Majelis Penasihat Hidayatullah itu didaulat menjadi khatib dan imam di Masjid Baitul Karim, kompleks Pusat Dakwah Hidayatullah, di Jakarta, Jumat (17/10/2025).* (Abu Jaulah/SKR/@ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *