Banjir di Kampus Tarbiyah Hidayatullah Gutem, Tak Ganggu Kegiatan Ramadhan

Ummulqurahidayatullah.id– Banyak cerita menarik sisi lain dari suasana Ramadhan 1444H di Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Misalnya, pada Jumat, 16 Ramadhan 1444H (07/04/2023), banjir melanda kawasan Qaryatan Mubarakah Gunung Tembak (Kampus Tarbiyah).
Berdasarkan informasi dihimpun, banjir dengan tinggi bervariasi ini kabarnya disebabkan curah hujan yang cukup deras dengan durasi lama.
Diketahui, hujan mengguyur Gunung Tembak dan sekitarnya di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, sejak Kamis (06/04/2023) sekitar pukul 23.00 hingga Jumat (07/04/2023) subuh.
Banjir ini membuat pekarangan rumah-rumah warga tergenang air. “Tapi (air) endak sampai masuk rumah,” ujar salah seorang warga.
Namun demikian, hal itu tidak membuat para warga meninggalkan aktivitas ibadah pada Ramadhan. Shalat berjamaah di Masjid Ar-Riyadh tetap berlangsung, misalnya. Kegiatan pendidikan pun tetap berjalan.
Alhamdulillah, shalat tahajjud di Masjid Ar-Riyadh pada malam 17 Ramadhan, Jumat (07/04/2023), tetap dihadiri oleh belasan guru SMH Balikpapan plus ustadz dan warga lainnya.
“Meski suasana dingin bahkan kondisi banjir, guru-guru tetap datang ke masjid untuk shalat tahajjud berjamaah,” ucap Ustadz Hamimal Mustafa, Kepala SMH Balikpapan.
Banjir pun menjadi momentum tak terlupakan bagi warga di bulan Ramadhan tahun ini.
Uniknya pula, warga memanfaatkan momen tersebut dengan beragam kegiatan seperti menyuci sepeda motor dan mobil. Tampak pula beberapa anak bermain air.
Terlihat juga seorang ustadz yang sedang asyik membaca Al-Qur’an sembari menunggu waktu berbuka puasa, sementara air masih menggenangi rumah tetangganya.
Syukurnya, banjir tidak berlangsung lama. “Alhamdulillah! Sudah (surut),” ujar Ustadz Mohammad Ainun Na’im, guru SMH Balikpapan, Sabtu (08/04/2023) sore.* (Fuad/SKR/Media Ramadhan/MCU)
Recent Comments