Meracik ‘Khitamuhu Misk’ ala Calon Sarjana

Mahasiswi STIS Hidayatullah semester 8 di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Sabtu, 9 Syakban 1446 H (8/2/2025) .* [Foto: Istimewa/STIS/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id | BUKAN Sabtu biasa bagi puluhan akhwat itu. Jika hari-hari lain mereka berkutat dengan kitab, kali ini mereka berasyik-asyik dengan lauk pauk. 

Akhir pekan itu, para gadis berjilbab besar ini pada “mojok”. Mereka adalah calon-calon sarjana STIS Hidayatullah yang -insya Allah- akan segera tuntas perkuliahannya

Di sela-sela perkuliahan, pihak STIS Hidayatullah Putri mengadakan acara Family Gathering untuk setiap program studi (prodi).  Konsep acara diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing pihak.

Begitu pula dengan Semester 8 Prodi Hukum Keluarga dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah, yang berjumlah 47 orang.

Saya dan teman-teman mahasiswi lainnya pun memilih untuk melaksanakan kegiatan ini di rumah Ustadzah Ulin Nuha Siti Hajar, Penasihat Akademik STIS Hidayatullah Putri. Rumahnya di Kampus Tarbiyah, Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Rumah ustadzah yang berada di ujung kompleks itu menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk menampung jumlah peserta sebanyak itu.

Sabtu, 9 Syakban 1446 H (8/2/2025) itu, menjadi hari yang berbeda dari biasanya bagi kami. Kami menjalin erat silaturahim, berbagi pengalaman, dan tentu saja, menguatkan rasa kebersamaan.

Sejak awal kegiatan, semangat kebersamaan sudah terasa. Kerja sama dan tolong-menolong menjadi kunci utama dalam kesuksesan acara ini. Tak hanya berkumpul, setiap orang mengerahkan keterampilan mereka demi kelancaran kegiatan.

Pagi sekitar pukul 08.00 WITA, kami berangkat dari kampus STIS Putri menuju lokasi. Kami dijemput dan ditemani oleh Ustadzah Sitti Mashita Masykur, yang juga Penasihat Akademik STIS Hidayatullah Putri.

Setibanya di tempat acara, Ketua Angkatan Semester 8 menyampaikan arahan singkat sebelum acara dimulai.

Kami juga membahas berbagai persiapan, termasuk menu yang akan dimasak, dan hal-hal teknis lainnya.

Tanpa perlu perintah atau arahan khusus, semua langsung bergerak. Ada yang memasang pembatas, menghamparkan terpal, memotong bahan masakan, hingga mengeksekusi kelapa. 

Menariknya, setiap orang berinisiatif mencari apa yang bisa dilakukan tanpa harus dikomando. Suasana penuh kebersamaan begitu hidup. Tawa dan canda mewarnai momen ini. Hari itu dimanfaatkan sepenuhnya untuk melepas penat dari rutinitas akademik yang padat.

Penutup yang Wangi

Setelah menyantap menu utama yang telah dimasak bersama, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian dari Ustadzah Ulin Nuha. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan tentang sebuah penggalan ayat dalam Al-Qur’an, “Khitamuhu misk.…”

Ia menjelaskan bahwa ayat ini berarti “penutup yang wangi”. Pesannya jelas, para mahasiswi itu kini berada pada tahap akhir perjalanan di Kampus Hijau STIS Hidayatullah.

Maka dari itu, ia mengajak bersama-sama menguatkan tekad untuk menyelesaikan studi dengan baik, menutupnya dengan husnul khotimah.

Kata-kata itu menyentuh hati kami, menyadarkan bahwa masa-masa kebersamaan ini sebagai mahasiswi perlahan akan berakhir.

Tidak hanya itu, momen ini juga menjadi ajang curhat dan berbagi keluh kesah. Segala permasalahan yang ada, segala uneg-uneg yang terpendam, semua dituangkan dalam forum tersebut.

Kami saling mendengarkan, saling menguatkan. Hingga akhirnya, acara ditutup dengan doa bersama, lalu dilanjutkan dengan sesi foto sebagai kenang-kenangan.

Setengah hari terasa begitu singkat, namun meninggalkan kesan yang mendalam. Ada perasaan haru yang menyeruak, menyadarkan kami bahwa ini akan menjadi tahun terakhir kebersamaan.

Setelah masa studi ini selesai, kita semua akan melalui jalan masing-masing, sesuai dengan takdir yang telah ditetapkan Allah kelak.

Yang terpenting pula, kita tetap kuat, tetap bersama, dan semoga Allah selalu mengatur kebaikan untuk kita semua.

Terima kasih banyak kepada Ustadzah Ulin dan Ustadzah Mashita, yang dengan penuh kesabaran telah membimbing kami, meski angkatan ini dikenal penuh dengan drama. Semoga segala kebaikan selalu menyertai beliau.

Dan untuk para mahasiswi semester 8 STIS Hidayatullah, mari jadikan perjalanan ini berakhir dengan indah, “Khitamuhu misk.…”* (@irfatunazhifah02/Mahasiswi STIS Hidayatullah/Media Center @Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *