“Ngapain Masuk Pesantren Hidayatullah?”
“Nakalnya itu ya berenang di empang, tidak masuk sekolah. Apalagi memang waku itu tidak ada (bangunan) sekolah…”
Membangun Miniatur Peradaban Islam
“Nakalnya itu ya berenang di empang, tidak masuk sekolah. Apalagi memang waku itu tidak ada (bangunan) sekolah…”
“Kita juga kejar-kejaran dengan waktu, jadi saya itu berpikir gimana caranya ini (jalanan depan gedung MI) bisa selesai cepat”
“Putri itu, sekarang rajin juga kerja baktinya, kayaknya nanti ada liburnya juga”
“Jadi pagi-pagi kita itu diajak operasi semut, dari masjid sampai ke gedung itu,” kenangnya.
Pada sisi lain, kerja bakti mempersiapkan silatnas belum dihentikan. Pagi-sore warga, mahasiswa, dan santri Hidayatullah berjibaku menuntaskan bengkalai pekerjaan.
“Penyemenan itu, bantuan dari anggota dewan”
“Amal shaleh ini kita wajibkan untuk mahasiswa, karena kita sebagai tuan rumah”
“Memang SOP dari pelayanan itu berikan yang terbaik. Jadi kita cari yang terbaik”
Saksikan videonya hanya di Official Channel Silatnas Hidayatullah, YOUTUBE UMMULQURA HIDAYATULLAH, berikut:
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta mengajukan pertanyaan bagaimana mengatasi rasa malas membaca media online.
More
[LENSA GUTEM] Berbunga-bunga di Pernikahan 58 Kader Hidayatullah
September 7, 2021
Recent Comments