Dr Arfan Hadiri Diseminasi Pesantren Sehat 2026 di Depok, Ini Oleh-olehnya

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat- Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Dr. Arfan AU menyampaikan dukungan dan komitmen dengan menghadiri langsung kegiatan Diseminasi Pedoman Penyelenggaraan Pesantren Sehat Tahun 2026 yang dilaksanakan secara hybrid, di Depok, Jawa Barat, Senin-Kamis (18–21/5/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI itu sebagai ikhtiar untuk penyelenggaraan pesantren sehat di seluruh Indonesia.
Selain dihadiri oleh jajaran Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag sejumlah provinsi di Indonesia, acara ini juga dihadiri oleh puluhan pimpinan pondok pesantren secara nasional, dan beberapa unsur terkait lainnya.
Membuka Wawasan
Sebagaimana tertulis dalam undangan resmi, acara diseminasi bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan dan arah pengembangan pesantren sehat, sekaligus mendiseminasikan substansi pedoman yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, serta pembinaan lingkungan hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah, selain membuka wawasan dan insight baru terkait pengelolaan pesantren sehat, acara ini juga jadi wadah untuk bertukar pengalaman dan menjajaki sinergi kerja sama dengan pesantren-pesantren yang lain,” ucap Ustadz Arfan, saat dihubungi oleh Media @Uqreat, di sela acara tersebut.
Masih pada acara yang sama, sejumlah pelaku penyelenggara pesantren sehat juga hadir berbagi informasi dan pengalaman secara nyata (best practice). Di antaranya adalah Pesantren Al Amanah Junwangi Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur dan Pesantren Ar Risalah Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Tantangan & Peluang Pesantren
Terkait materi penyelenggaraan pesantren sehat, Ustadz Arfan juga mengapresiasi program sinergi Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama ini.
Sebab, menurutnya, para peserta diberikan sejumlah materi-materi strategis berupa kebijakan pesantren sehat, penjaminan mutu pendidikan pesantren, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan di pesantren, hingga pembinaan lingkungan sehat.
“Alhamdulillah, ini jadi tantangan sekaligus peluang bagi pesantren-pesantren di Indonesia. Saatnya menampilkan wajah pendidikan Islam yang unggul, tidak hanya melalui penguasaan ilmu-ilmu agama. Tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai al-Qur’an dalam wujud peradaban Islam yang berdampak,” ungkap ustadz Arfan.
Kegiatan yang bertempat di The Margo Hotel, Kota Depok, Jawa Barat ini sekaligus jadi wadah sinergi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan pesantren sehat di Indonesia, sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.* (Abu Jaulah/@Uqreat)
Recent Comments