54 Siswi MI RM Putri Ikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur’an, Didorong Konsisten Murajaah

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an santriwati MI RM Putra di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan.* [Foto: Aufa/Media MI/@ummulqurahidayatullah]

Ummulqurahidayatullah.id– Beberapa waktu lalu, sebanyak 54 siswi MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri mengikuti Wisuda Tahfidz dalam kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk syiar kebaikan dan penghormatan kepada para penghafal Al-Qur’an.

Acara yang berlangsung khidmat itu bertempat di Aula Prasmanan Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan cuaca cerah yang menambah kehangatan suasana.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas MI dari Kemenag Kota Balikpapan Dra. Hj. Fitriana, M.Pd.I, para Ibu Pembimbing Hidayatullah, Departemen Pendidikan Putri, wali murid wisudawati, serta seluruh guru dan siswi MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri.

Haru

Nuansa haru sangat terasa ketika para siswi melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an, menggetarkan hati seluruh hadirin.

Sejumlah orang tua tidak kuasa menahan air mata saat para wisudawati memakaikan mahkota penghargaan kepada kedua orang tua sebagai simbol cinta, hormat, dan rasa terima kasih atas dukungan selama proses menghafal Al-Qur’an.

Tahun ini, jumlah hafalan tertinggi diraih oleh dua orang siswi:

  • Khoyyiroh Zamany binti Muntadziruzzaman, cucu almarhum KH Abdullah Said (Pendiri Hidayatullah).
  • Naurah Kautsariyah binti Muhtar, putri dari seorang pengajar di Pesantren Tahfiz Ahlussuffah Balikpapan.

Keduanya berhasil menuntaskan hafalan hingga Juz 27, meliputi juz 30, 29, 28, dan 27.

Harus Konsisten

Dra. Hj. Fitriana, M.Pd.I, selaku pengawas MI Kemenag Kota Balikpapan, mengatakan dalam sambutannya, “Anak-anak tidak hanya perlu terus menambah hafalan, tetapi juga harus konsisten murajaah dan menguatkan hafalan agar tidak hilang.”

Dalam wawancara dengan Media MI RM Putri – Media Center @ummulqurahidayatullah, Ustadzah Isti Latifah selaku ketua panitia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas ketekunan para siswi dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Sekaligus, sebagai syiar bahwa tahfidz adalah program unggulan MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri.

“Guru-guru MI Berintegritas”

Luthfiah, orang tua dari ananda Khoyyiroh Zamany, turut menyampaikan kesan dan harapannya.

“Sebagai orang tua murid pindahan, Alhamdulillah saya melihat anak-anak di MI ini sangat terbantu. Guru-guru dan ustadzah memiliki integritas yang tinggi, masya Allah.

Mereka benar-benar memberikan motivasi kepada anak-anak seperti memperlakukan mereka sebagai anak kandung sendiri. Hal ini membuat anak-anak bersemangat dalam belajar dan menghafal.

Harapan saya, semoga semakin banyak anak-anak MI yang unggul dalam hafalan Al-Qur’annya, dan semoga kelancaran hafalan mereka semakin mantap,” ujarnya saat diwawancarai.

Dengan terselenggaranya wisuda pada Sabtu (22/11/2025) ini, MI Raadhiyatan Mardhiyyah Putri berharap semangat mencintai dan menghafal Al-Qur’an terus tumbuh dalam diri para siswi, menjadi cahaya ilmu dan iman bagi masa depan mereka.* (Aufa/Media MI/@Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *