PKD, Sinergi Dakwah PUZ-STIS Hidayatullah & Instansi Pemerintah di Kukar dan Paser

Praktik Kerja Dakwah PUZ-STIS Hidayatullah 2025.* [Foto: Istimewa/Dok. PUZ/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id– Berbekal spirit “fa idza faraghta fanshab” atau semangat “jika selesai satu program maka pikul lagi pekerjaan yang lain”, Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Hidayatullah dan juga Pendidikan Ulama Zuama (PUZ) Hidayatullah kembali mengelar program Praktik Kuliah Dakwah (PKD) di tengah masyarakat.

Jika sebelumnya menuntaskan kegiatan tarbiyah dan dakwah melalui program khusus di bulan Ramadhan silam, kali ini enam puluh lebih mahasiswa diterjunkan.

Sejak Syawal 1446 H, mereka disebar di sejumlah titik dakwah pada dua kabupaten berbeda di Kalimantan Timur. Yakni, kabupaten Paser dan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Untuk di Kukar, mahasiswa menyisir sampai ke pelosok desa Kedang Ipil dan juga area pemukiman di Jonggon,” ucap Ustadz Hajumat, penanggung jawab kemahasiswaan, saat dikonfirmasi oleh Media Center @Ummulqurahidayatullah, Senin, 20 Syawal 1446 H (21/4/2025).

Istimewanya, program PKD tahun ini terselenggara atas sinergi penuh PUZ-STIS Hidayatullah dan sejumlah instansi pemerintah terkait di bawah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Mulai dari Kepala Bagian Kesra Sekda Kukar, Kemenag, Camat Loa Kulu, Camat Kota Bangun Darat, Kepala Desa Jonggon A, Kepala Desa Jonggon B, Kepala Desa Jonggon C, Kepala Desa Kedang Ipil, hingga Ketua Baznas Kab. Kukar.

“Alhamdulillah, semoga komunikasi dan sinergi dakwah ini terus berjalan dengan baik untuk berkontribusi nyata di masyarakat,” lanjut Ustadz Arifuddin, Wakil Ketua III STIS Hidayatullah.

Diketahui, Program Kuliah Dakwah (PKD) adalah satu kegiatan pengabdian yang banyak diminati di tengah masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mahasiswa mengaktualisasikan potensi dan ilmu yang dipelajari selama ini.

“Rombongan (Camat) langsung saliman semua sama kami berlima. Terus beliau langsung tanya apa rencana program kami? Kami jelaskanlah rencana program kami selama bertugas di kampung mualaf (Desa Kedang Ipil) ini,” ungkap Zaki Mubarak, menceritakan pengalaman PKD beberapa waktu lalu di Desa Kedang Ipil, Kutai Kartanegara.* (Abu Jaulah/Media Center @Ummulqurahidayatullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *