Raker Perdana BP3, Apresiasi Kinerja DP3 Mengurusi Keputrian YPPH Balikpapan

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat – Bidang 4 Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan menggelar Rapat Kerja (Raker) perdananya di Aula STIS Hidayatullah Putri, Gunung Tembak, Balikpapan, Jumat, 20 Rajab 1447 H (9/1/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qurani yang Adaptif, Kreatif, dan Kompetitif”, dihadiri oleh seluruh pendidik dari jenjang KB-RA, MI, SMH, hingga dosen STIS Hidayatullah Putri.
Raker ini menjadi momentum awal konsolidasi dan penguatan peran strategis keputrian, dalam menyiapkan arah dan langkah pendidikan di lingkungan pesantren.
6 Pilar Utama
Dalam sambutannya, Ketua DPPP (Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri/DP3) periode 2021–2025, Ustadzah Irma, menegaskan beratnya amanah sebagai penghubung antara kebijakan dari atasan dan aspirasi dari bawah.
Ia menyampaikan enam pilar utama yang harus dijaga oleh para pendidik. Yakni kekuatan spiritual sebagai modal utama, adab dan keteladanan guru, semangat untuk terus meningkatkan kompetensi diri, komunikasi yang sehat, kekompakan tim, serta kedisiplinan.
Ia mengingatkan bahwa guru adalah panglima bagi murid, sehingga kualitas murid sangat ditentukan oleh kualitas pendidiknya.
Pada akhir sambutan, Ustadzah Irma menyampaikan permohonan maaf atas kebijakan selama masa amanah yang mungkin belum sepenuhnya berkenan.
Apresiasi ke DPPP
Ketua Bidang 4 Keputrian, Ustadzah Solehah Fathillah, menyampaikan apresiasi kepada tim DPPP atas dedikasi dan kinerja selama lima tahun terakhir.
Ia mengajak seluruh pendidik untuk memperkuat sinergi, meluruskan niat, serta menyingkirkan polemik yang dapat mengganggu kerja kolektif.
Menurutnya, para ustadzah merupakan prototipe bagi murid-muridnya, sehingga doa, keteladanan, dan kerja nyata harus berjalan seiring.
Harapannya, lahir generasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional dengan Al-Qur’an tetap bersemayam di hati mereka.

Prinsip SMT
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ustadz Dr Arfan, Ketua YPPH Balikpapan. Ia menekankan pentingnya ketaatan pada sistem kepemimpinan dan kebijakan organisasi, termasuk PDO dan PO.
Ia mengingatkan agar niat berkhidmat di Hidayatullah senantiasa diluruskan sebagai bagian dari kehidupan dalam imamah dan jamaah.
Ustadz Arfan juga menegaskan pentingnya konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan program, penerapan sistematika wahyu dalam pendidikan, serta prinsip SMT (Spiritual, Money-Manajemen-Mind, dan Time).
Acara ditutup dengan pemberian cinderamata kepada pengurus DPPP periode 2021–2025 dan penghargaan kepada Ustadzah Hariana Rasyid serta Ustadzah Hartati atas pengabdian selama 25 tahun di dunia pendidikan.
Dilanjutkan dengan pembacaan komitmen bersama seluruh pendidik yang dipimpin oleh Ketua Bidang 4 Keputrian sebagai peneguhan tekad dan arah perjuangan pendidikan ke depan.
Dari DP3 ke BP3
Sebagai informasi, pada periode kepengurusan YPPH sebelumnya, urusan Keputrian di bawah Departemen Pendidikan dan Pengkaderan Putri (DP3) yang masuk dalam Bidang 1 (LPPH) YPPH Balikpapan.
Kemudian, pada periode Ustadz Dr Arfan saat ini, Pendidikan dan Pengkaderan Putri dinaikkan levelnya menjadi bidang baru (Bidang 4) yang disebut Bidang Pendidikan dan Pengkaderan Putri alias BP3.* (Itha/@Uqreat)
Recent Comments