Hujan Deras Perdana Semasa Kemarau di Gunung Tembak

Kolase foto hujan deras mengguyur Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim dan sekitarnya, Senin, 20 Muharram 1445H (7/8/2023) pagi.* [Foto: SKR/Media Silatnas Hidayatullah/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id– Pagi 20 Muharram 1445 Hijriyah menjadi kesyukuran tersendiri bagi warga Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pasalnya, hari Senin (7/8/2023) itu, hujan deras perdana mengguyur kawasan Gunung Tembak dan sekitarnya, semasa paceklik hujan sekitar sebulan belakangan.

Tak pelak, warga Gunung Tembak ramai-ramai menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah atas karunia berupa hujan tersebut.

Hujan mulai turun sekitar pukul 6.35 WITA setelah langit tampak mendung. Warga melaporkan kondisi di sekitar tempat tinggal masing-masing. Mulai dari Kampus Tarbiyah hingga di Kampus Dakwah.

“Alhamdulillah Gunung Tembak dan sekitarnya dapat rezeki pagi hari berupa hujan (Senin 07 Agustus 2023),” ujar Imam Muhammad, salah seorang warga Gunung Tembak lewat status WhatsApp-nya seraya mengunggah video turunnya hujan di dekat tempat tinggalnya.

Selain di Gunung Tembak, hujan terpantau juga turun di wilayah Gunung Binjai. “Alhamdulillah (hujan),” ujar Zen Tamim dari Ma’had Tahfidzul Qur’an Ahlus Shuffah Gunung Binjai lewat status WA-nya juga.

“Alhamdulillah hujan deras di Gutem,” ujar Shabran, alumnus STIS Hidayatullah, melaporkan dari Sekretariat Silatnas Hidayatullah 2023 di sisi utara Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak.

“Alhamdulillah setelah hampir 1 bulan tidak ada hujan,” tutur Agus Salim, warga lainnya.

“Alhamdulillah hujan di Kampus Gunung Tembak,” ungkap Ustadz Dr Arfan, Ketua Panitia Silatnas Hidayatullah 2023 yang juga sedang berada di Gutem.

Hujan juga turun di wilayah perkotaan Balikpapan, sebagaimana dilaporkan oleh Febryan Wardana, warga Hidayatullah Gutem, yang sedang berada di kota.

“Hujan hari Senin,” tuturnya melalui status WAnya.

Warga pun menyampaikan doa-doa terbaik saat hujan tengah mengguyur.

Meskipun dilanda hujan deras, namun aktivitas di Pesantren Hidayatullah Gutem tetap berjalan sebagaimana biasanya. Mulai dari pendidikan hingga perkantoran.

Sebelumnya, sekitar 1 bulan lamanya hujan tak kunjung turun di Gunung Tembak dan sekitarnya. Diketahui, tahun 2023 ini puncak musim kemarau di Kaltim diperkirakan lebih kering dibanding sebelumnya.

Menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus dan September 2023.

Sementara itu, Pemimpin Umum Hidayatullah, KH Abdurrahman Muhammad meminta pengurus dan warga Hidayatullah melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi kemarau. Di antaranya dengan mengontrol kondisi air empang (danau buatan) yang selama ini menjadi salah satu sumber air baku di Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak.

Pada Sabtu siang (5/8/2023), Pemimpin Umum Hidayatulah ditemani asistennya berkeliling kampus pesantren mengecek kondisi perairan. “Air empang surut,” tuturnya kepada Media Center Ummulqura yang sempat mendampinginya mengecek air empang.* (SKR/Media Silatnas Hidayatullah/MCU)

Nantikan videonya di Youtube Ummulqura Hidayatullah

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *