Unit I’dad STIS Hidayatullah Gelar Daurah Tahsin Metode LPQ Gunung Tembak Bersanad

Pembukaan Daurah Tahsin Metode LPQ (Lembaga Pendidikan Qur’an) Bersanad untuk mahasiswa STIS Hidayatullah, Jumat malam 1 Rabiul Awwal 1443 H (08/10/2021).* [Foto: Asrijal/MCU/STIS]

GUNUNG TEMBAK– STIS Hidayatullah pada Jumat malam 1 Rabiul Awwal 1443 H (08/10/2021), mengadakan acara pembukaan Daurah LPQ (Lembaga Pendidikan Qur’an) Bersanad untuk mahasiswa STIS Hidayatullah.

Pembukaan acara itu dilaksanakan di Meeting Room STIS Hidayatullah, Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ustadz Muhammad Zaim Azhar sebagai Ketua STIS Hidayatullah Balikpapan turut hadir secara langsung pada pembukaan acara tersebut.

Di hadapan puluhan peserta LPQ, Ustadz Zaim Azhar menyampaikan bahwa Al-Qur’an yang yang selama ini dibaca agar tidak hanya sekadar di baca, namun harus diinternalisasikan di dalam diri.

“Yang paling pertama dan utama adalah bagaimana Al-Qur’an ini kita internalisasikan di dalam diri kita, tidak hanya sekadar menjadi bahan bacaan saja,” pesannya.

Kemudian ia memberikan tiga cara agar bisa menjadikan Al-Qur’an itu hadir di dalam keseharian dan masuk ke dalam hati para mahasiswa.

 Pertama, dengan Al-Qiroah (membaca).

Kedua, dengan tilawah (level tilawah lebih tinggi daripada qiroah).

Ketiga, mentadabburi isi-isi Al-Qur’an.

“Jika sudah menjadi seorang ‘hamalatul Qur’an’, hal yang pertama harus dilakukan adalah melakukan tablikh,” tambahnya sebelum menutup sambutannya.

Ustadz Muzhirul Haq, selaku penanggung jawab LPQ Bersanad Gunung Tembak juga memberikan sambutan.

Ia membuka dengan membacakan salah satu hadits mengenai keutamaan orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkan Al-Qur’an.

Kemudian ia menyampaikan beberapa kisah para ulama terdahulu mengenai kecintaan dan keakraban mereka. Kisah-kisah itu membuat kagum para peserta daurah.

Sementara Ustadz Nasikin, penanggung jawab Program I’dad STIS Hidayatullah, menyampaikan harapannya agar peserta daurah mampu memaksimalkan pembelajaran itu. Diharapkan pula agar bacaan Al-Qur’an seluruh mahasiswa bisa sesuai standar sebagaimana yang diajarkan oleh para ustadz yang telah memiliki sanad.

“Harapan kami agar mahasiswa baru bacaan Al-Qur’annya terstandar sebagaimana LPQ Gunung Tembak Bersanad,” ujarnya.

Acara yang dibawakan oleh Ustadz Risky Kurnia Sah sebagai Wakil Ketua I (Bidang Akademik) STIS Hidayatullah ini juga dihadiri oleh Ustadz Arifuddin (Wakil Ketua III), Ustadz Baharun Musaddad (dosen), dan beberapa pengurus Pemuda Hidayatullah Balikpapan.In syaa Allah acara Daurah LPQ bersanad ini akan dilangsungkan selama tiga hari, mulai dari hari Jum’at sampai hari Ahad mendatang.* (Asrijal/ MCU/STIS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.