Ketua Bidang 1 YPPH Ustadz Masykur Luncurkan Buku ke-15: “Masih Amatiran”…

Ketua Bidang 1 Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Ustadz Masykur Suyuti (kiri) memberikan buku terbarunya “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” kepada Ketua YPPH Balikpapan Ustadz Hamzah Akbar sebagai simbolisasi peluncuran di Kantor YPPH, Kampus Induk Hidayatullah Ummulqura, Gunung Tembak, Balikpapan, Senin (07/03/2022).* [Foto: SKR/MCU]

Ummulqurahidayatullah.id– Ketua Bidang 1 Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah (YPPH) Balikpapan, Ustadz Masykur Suyuti meluncurkan karya buku terbarunya di Kantor YPPH, Kampus Induk Hidayatullah Ummulqura, Gunung Tembak, Balikpapan, Senin (07/03/2022).

Peluncuran buku itu dirangkai dalam rapat koordinasi rutin pekanan Senin pagi. Dihadiri oleh Ketua YPPH Ustadz Hamzah Akbar, Sekretaris Ustadz Abul A’la Maududi, Bendahara Ustadz Sujaib Saud, Ketua Bidang 2 Habib Lukman Hakim, Ketua Bidang 3 Ustadz Muhammad Kaspan, dan puluhan jajaran pengurus YPPH.

Buku berjudul “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” itu, kata Ustadz Masykur, merupakan karya buku ke-15-nya.

“Kata orang, kalau ada penulis masih suka atau masih bisa menghitung-hitung bukunya, berarti belum profesional,” ujar Masykur saat diminta memberikan “sinopsis” singkat terkait buku itu.

“Kami masih suka ngitung (jumlah karya buku), berarti kami masih amatiran,” tambah alumnus LIPIA Jakarta ini disambut tawa jajaran pengurus YPPH.

Ketua YPPH Balikpapan mengapresiasi terbitnya buku karya Pembina Penulis Muda Indonesia (PENA) Hidayatullah itu. Meskipun disibukkan dengan berbagai amanah di yayasan, namun tidak menghalangi sang penulis dalam melahirkan karya-karya.

Oleh karena itu, Ustadz Hamzah mengajak para pengurus yayasan untuk tetap mampu menelurkan karya masing-masing. “Agar kita semuanya bisa produktif,” pesannya.

Secara khusus, Ustadz Hamzah menyebut sejumlah nama di kepengurusan yayasan untuk melahirkan karya buku pada tahun 2022.

Buku “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” merupakan kumpulan tulisan Ustadz Masykur baik yang pernah dimuat Majalah Mulia, media lain, maupun yang belum pernah dimuat sama sekali.

Buku tersebut pun, jelas Ketua LPPH Gunung Tembak ini, tidak jauh dari apa yang selama ini sering disampaikannya dalam berbagai forum ceramah dan kajian.

“Intinya menulis apa yang disampaikan, dan menyampaikan apa yang ditulis,” jelas alumnus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor ini.

“Judulnya ‘Mutiara Hikmah Pematri Hidayah’, kami menyebutnya sebagai sekuel ketiga dari buku sebelumnya pernah kami menulis buku ‘Mutiara Quran’ (tahun) 2012, kemudian ada ‘Mutiara Iman’ (tahun) 2018, dan sekarang ‘Mutiara Hikmah…’. Entah nanti ‘mutiara’ apa lagi,” jelas ustadz asal Pangkep, Sulawesi Selatan ini.

Cover buku “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” karya Ustadz Masykur Suyuti.* [Dok. MCU]

Ia pun mengaku, untuk cetakan perdana buku “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” tersebut dicetak dalam jumlah terbatas sementara waktu.

“Buku “Mutiara Hikmah Pematri Hidayah” ini merupakan salah satu upaya penulis untuk mengajak umat mencari, menemukan, menangkap, mengolah, menikmati, dan membagikan hikmah-hikmah di sekitar kita. Semoga menjadi penyejuk setiap jiwa para pembacanya. Aamiin!,” ujar Abdus Syakur, Ketua Media Center Ummulqura Hidayatullah, yang memberi kata pengantar dalam buku tersebut.* (SKR/MCU)

Baca juga: Para Dai Hidayatullah Harus Bisa Menulis

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.