Adakan Lomba Kelas, STIS Hidayatullah Ingin Ruang Kuliah Terstandardisasi

Tim dosen melakukan penilaian ruang-ruang kelas STIS Hidayatullah di Balikpapan (15/10/2021).* [Foto: Asrijal/MCU]

GUNUNG TEMBAK– STIS Hidayatullah Balikpapan baru-baru ini mengadakan program perlombaan kelas. Tepat pada 8 Rabiul Awwal 1443 (15/10/2021) beberapa dosen yang bertugas sebagai tim penilai mengecek kelas-kelas mahasiswa.

Wakil Ketua I STIS Hidayatullah, Ustadz Rizki Kurnia Sah, menjelaskan, program ini bertujuan agar ruang-ruang kelas yang digunakan mahasiswa terasa nyaman, sehingga mereka lebih fokus dalam menyerap ilmu yang diberikan oleh dosen.

Begitu pula sebaliknya, dosen yang hadir mengajar pun supaya merasa nyaman dalam memberikan pelajaran kepada mahasiswa.

Selain itu, Ustadz Rizki juga menyebutkan, tujuan lain perlombaan kelas ini agar menejemen dan pengelolaan kelas menjadi terstandar.

“Tujuan kami mengadakan hal seperti ini adalah karena dua hal,” terangnya kepada Media Center UmmulQura (MCU) Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Pertama, menstandardisasi manajemen dan pengelolaan kelas yang profesional dan berkarakter. Targetnya agar proses transformasi nilai dalam bentuk pembelajaran  di kelas lebih maksimal. Sebab semuanya, baik dosen sebagai murabbi dan mahasiswa sebagai mutarabbi, nyaman dan senang saat proses mengajar belajar.

Kedua, untuk mentransformasikan spirit etika seorang murid kepada murabbi (dosen). Bahwa kebersihan dan kenyamanan kelas menjadi indikator strategis kesiapan dan mentalitas mahasiswa dalam memperlakukan dosen. Secara ijtimaiyah akan terlihat kelas yang beretika dan tidak,” tambahnya.

Ada lima orang sebagai tim penilai kelas pada perlombaan tersebut, yaitu Ustadz Rizky Kurnia Sah, Ustadz Arifuddin, Ustadz Muhammad Khalil, Ustadz Muh Fuad Rifqie Alisyah, dan Ustadz Nasikin.

Penilaian yang dilakukan meliputi sekitar tujuh hal. Yaitu: Standardisasi aset kelas; Standardisasi program kelas; Standardisasi kebersihan; Kenyamanan dan estetika kelas; Penataan kelas; Kelengkapan struktur organisasi, dan ketujuh adalah Kelengkapan sarana pengumuman dan informasi.

Ustadz Rizki juga mengungkapkan bahwa akan diadakan penilaian terhadap 12 kelas dari prodi Hukum Keluarga (HK) dan prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Namun ada beberapa kelas yang tidak dinilai oleh tim penilai yaitu kelas HK (Putra) karena menurutnya sebagian kelas HK belum memenuhi standar yang diharapkan tim penilai.

“Kegiatan berlangsung pada hari Jumat, 15 Oktober 2021. Sebanyak 12 kelas yang dinilai, minus kelas PUZ (HK Putra), karena sebagian belum memiliki kelas yang standar,” ujarnya. Sesuai agenda, Sabtu (16/10/2021) dilakukan pengecekan di area kampus STIS Hidayatullah putri.

Ia mengungkapkan, program Bidang Akademik ini akan dilakukan sebanyak tiga kali selama setahun pembelajaran. Kelas-kelas yang yang memenuhi standar penilaian akan mendapatkan penghargaan dari STIS Hidayatullah Balikpapan.* (Asrijal/Media Center Ummulqura)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.