Silaturahim Syawal SMH RM Putri: Menguatkan Ukhuwah, Menjaga Lingkungan

Ummulqurahidayatullah.id– Sabtu pagi di area Asrama SMH Raadhiyatan Mardhiyyah Putri tampak istimewa.
Suara salam bersahutan, senyum lebar menghiasi wajah para santri, guru, dan orang tua yang berdatangan satu per satu.
Hari itu, 27 Syawal 1446 (26/4/2025), lebih dari 100 wali santri berkumpul dalam momen Silaturahim Syawal Keluarga Besar SMH Putri.
Acara ini bukan sekadar pertemuan tahunan atau rutinitas pascalebaran, melainkan juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan penting tentang sinergi antara sekolah, santri, dan orang tua.
Bawa Tumbler
Kepala Madrasah, Ustadzah Najmatun Nahdhah, dalam sambutannya, menegaskan kembali arah program-program sekolah, khususnya komitmen terhadap pendidikan yang ramah lingkungan melalui program Adiwiyata.
“Kita tidak hanya ingin mencetak santri yang cerdas, tapi juga yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup, terutama di madrasah, asrama, dan rumah,” ujarnya di hadapan seluruh tamu yang hadir.
Sejak jauh hari, panitia telah mengimbau agar peserta membawa perlengkapan pribadi seperti tumbler dan tempat makan sendiri. Tidak ada gelas plastik, tidak ada botol sekali pakai. Gerakan kecil yang sederhana, namun penuh pesan: mencintai bumi dimulai dari langkah paling dekat.
Serasa Keluarga
Setelah sesi pembukaan, para wali santri berkumpul dalam kelompok kecil, sesuai kelas anak masing-masing, bersama wali kelas dan para santri. Mereka berbincang, berkenalan, serta bertukar cerita dan harapan.
Forum ini menjadi ruang baru yang menghubungkan hati orang tua dan para pendidik.
“Biasanya kita hanya bertemu saat rapat atau ketika ada masalah. Tapi hari ini berbeda. Rasanya seperti keluarga,” ucap salah seorang wali santri dengan senyum puas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, di mana semua duduk berdekatan menikmati hidangan sederhana penuh kehangatan.
Acara ditutup dengan saling bersalaman dan berfoto bersama, menyimpan kenangan yang akan terus melekat dalam langkah pendidikan mereka ke depan.
Bagi SMH Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, Syawal bukan hanya tentang maaf yang terucap. Ia menjadi wujud nyata dari harapan bersama, yakni membentuk madrasah sebagai rumah kedua, yang bukan hanya mendidik, tetapi juga menumbuhkan cinta dan kepedulian.* (Ema Nahdhah/SMH/Media Center @Ummulqurahidayatullah)
Recent Comments