Forum Riyadhah Murabbi Hidayatullah, Kuatkan Spirit Iktikaf Ramadhan 1447 H

Ummulqurahidayatullah.id | @Uqreat– Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah bersama Dewan Murabbi Pusat (DMP) Hidayatullah menggelar Forum Riyadhah Murabbi sebagai ruang penguatan spiritual bagi para kader dan pembina.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Selasa, 20 Ramadhan 1447 H (10/3/2026) dan diikuti oleh kader serta murabbi dari berbagai wilayah.
Forum ini bertujuan membantu para kader memaksimalkan momentum akhir Ramadhan dengan ibadah yang lebih berkualitas, terutama melalui penguatan iktikaf dan pendalaman spiritual.
Perkuat Ruhiyah Kader
Ketua Dewan Murabbi Pusat Hidayatullah, Ustadz Dr. Tasyrif Amin, M.Pd., menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya Hidayatullah, Ramadhan selalu diposisikan sebagai momentum penting untuk memperkuat ruhiyah kader.
Menurutnya, tradisi tersebut telah tumbuh sejak masa rintisan di Kampus Induk Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan.
“Hidayatullah sejak masa rintisan selalu menjadikan Ramadhan sebagai momentum istimewa. Salah satu yang ditekankan adalah iktikaf sebagai sarana menghidupkan spiritualitas kader,” ujarnya.
Ia mengenang bahwa pada masa awal pembinaan, pemahaman tentang iktikaf belum sepenuhnya matang. Namun semangat untuk menghidupkan ibadah tersebut tetap dijaga oleh para kader.
“Waktu itu kami belum terlalu memahami fiqih iktikaf secara mendalam, termasuk fiqih prioritasnya. Yang kami pahami adalah bahwa iktikaf itu penting. Karena itu para kader yang beraktivitas di lapangan akan kembali ke kampus dan menghidupkan masjid saat Ramadhan agar spiritualitas tetap terjaga,” jelasnya.
Iktikaf = Pembinaan Kader
Dalam forum itu, Ustadz Tasyrif juga mendorong para murabbi untuk menjadikan iktikaf sebagai bagian dari pembinaan kader.
Menurutnya, pembinaan spiritual akan lebih efektif jika para pembina turut memberi teladan dalam menghidupkan ibadah pada akhir Ramadhan.
Ia juga mengingatkan agar aktivitas teknis yang bersifat administratif dapat diatur dengan lebih bijak selama sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dengan demikian, para murabbi dapat lebih fokus membina kader dan memperkuat kualitas ibadah.
Forum Riyadhah Murabbi ini menunjukkan bahwa pembinaan kader tidak hanya berfokus pada aspek organisasi dan aktivitas dakwah. Penguatan spiritual melalui ibadah seperti iktikaf juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter kader yang kokoh secara ruhiyah.
Melalui kegiatan ini, Hidayatullah berharap para murabbi dan kader dapat menjadikan sepuluh hari terakhir Ramadhan sebagai momentum memperdalam kedekatan dengan Allah, sekaligus memperkuat kualitas pembinaan umat.* (Herim/@Uqreat)
Recent Comments